Rekor MURI untuk Gernas Baku Sidoarjo

Rekor MURI untuk Gernas Baku Sidoarjo

Kabupaten Sidoarjo sukses memecahkan rekor MURI dengan menggelar kegiatan Gerakan Nasional Membaca Buku dengan 10.000 anak dan 10.000 orang tua, akhir pekan lalu di KNV – Sidoarjo.

Kegiatan yang mengambil tema ‘Penguatan Budaya Literasi adalah Kunci Mewujudkan Negeri’ ini dibuka Bupati Sidoarjo H Saiful Illah dan dihadiri Dirjen PAUD dan Dikmas, Perwakilan dari Rekor MURI Indonesia, Wabup Sidoarjo dan isteri, Forkopimda Sidoarjo, Ketua TP PKK Sidoarjo serta ibu Sekkab Sidoarjo dan para Pimpinan OPD se-Sidoarjo, Direktur KNV.

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah menyatakan bahwa di bulan Mei yang merupakan bulan pendidikan, Kabupaten Sidoarjo telah menentukan sikap memilih kegiatan nyata melakukan Gerakan Nasional orang tua membacakan buku untuk anak.

Kegiatan ini merupakan implementasi refleksi untuk mereruskan prinsip Ki Hajar Dewantara yang tersirat pada tujuan pendidikan.

Selain itu, untuk membiasakan anak senang membaca harus diawali dari orang tua, karena orang tua harus memberi contoh, dengan gemar membaca akan meningkatkan kemampuan anak untuk mengoptimalisasi kemampuan berkomunikasi dan berbahasa sejak dini dengan baik.

“Dengan demikian anak–anak akan mampu memanfaatkan waktunya dengan baik dan mampu meminimalisir pemanfaatan gadget pada anak–anak,” terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Asrofi menjelaskan peran keluarga sangat diperlukan dalam penyelenggaraan pendidikan, dapat mendorong budaya literasi, selain itu juga bertujuan untuk membiasakan orang tua untuk membacakan buku terhadap anak dan mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua.

Kegiatan ini dihadiri oleh 10.000 anak, 10.000 orang tua, ditambah dengan 2.000 guru pendamping dan ditambah juga lebih kurang 1.000 undangan jadi total keseluruhan yang mengikuti kegiatan ini 23.000 orang.

Pencipta lagu Gernas Baku dan Mars PAUD juga hadir turut memeriahkan kegiatan Gernas Baku di Sidoarjo, yakni Kak Sinung. Dimana Lagu Gernas Baku dinyanyikan Bupati beserta isteri, sedangkan lagu Mars PAUD dinyanyikan Wabup beserta isteri.

Data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, lembaga PAUD dan TK tercatat 1.662 lembaga, dengan jumlah gurunya sekitar 6.800 orang lebih, dan jumlah peserta didik 52.000 anak.

Kegiatan Gernas Baku yang dilaksanakan pada saat ini, juga dilaksanakan di Makassar dan dipantau langsung Kemendikbud. “Ini baru pertama kali dilaksanakan di Sidoarjo dengan peserta terbesar, sehingga masuk rekor MURI,” jelas Asrofi.

Manager MURI Ariani Siregar menjelaskan Sidoarjo telah mencatatkan 21 kegiatannya terspektakuler di MURI Indonesia, sejak 2004 dengan membuat selendang Bordir terpanjang.

Saat ini MURI datang lagi ke Sidoarjo dengan mencatatkan kegiatan Gernas Baku dengan peserta terbanyak lebih dari 20.000 peserta yang merupakan urutan rekor MURI ke 8.451.

Ada tiga penghargaan yang diberikan oleh MURI, yakni kepada Bupati Sidoarjo pemrakarsa pembacaan buku, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo selaku penyelenggara dan Kepala Bidang PAUD dan Dikmas Dr Sri Sutarsi MSi atas rekor penyelenggaraan pembacaan buku oleh pasangan orang tua dan anak terbanyak. (jnr)

Bagikan artikel ini