Rieke, Duta Informasi Ilmiah LIPI

Rieke, Duta Informasi Ilmiah LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menobatkan Rieke Diah Pitaloka, yang merupakan peneliti, aktivitas sosial dan penulis yang peduli pada informasi ilmiah menjadi Duta LIPI untuk Informasi Ilmiah.

Penobatan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Indonesia Science Expo (ISE) 2017 di Balai Kartini Jakarta beberapa waktu lalu.

Pelaksana Tugas Kepala LIPI, Bambang Subiyanto mengungkapkan, salah satu alasan LIPI menunjuk Rieke sebagai Dua LIPI untuk Informasi Ilmiah karena dia peduli dengan pemanfaatan dan pendokumentasian informasi ilmiah untuk kemajuan bangsa.

“Selain itu, beliau fokus melakukan kajian dan peduli pada perlindungan kekayaan sejarah Indonesia,” katanya.

Dikatakan Bambang, Rieke merupakan sosok yang peduli terhadap Memory of the World (MOW). Salah satu kepeduliannya adalah pembangunan di Indonesia harus didasarkan pada informasi ilmiah.

Selain menunjukkan kepedulian tinggi pada MOW, Rieke juga aktif di yayasan kebun raya. Anggota Komisi VI DPR RI ini turut berperan dalam mendorong pembangunan kebun raya daerah di Indonesia dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Rieke Dyah Pitaloka mengatakan dirinya sangat mengapresiasi LIPI yang sudah menunjuknya sebagai Duta LIPI untuk Informasi Ilmiah 2017. “Saya siap untuk mengomunikasikan informasi ilmiah agar diketahui masyarakat luas sehingga mereka peduli pada riset dan iptek,” ungkap Rieke.

Rieke berharap riset bisa menjadi landasan kebijakan pembangunan pemerintah dalam waktu dekat. “Kita harus bekerjasama mendorong lahirnya science based policy (kebijakan berdasarkan sains) agar riset dan iptek bisa membantu kita keluar dari keterbelakangan,” jelasnya.

Dia melanjutkan, Indonesia harus bisa menjadi negara industri. “Butuh dukungan dari LIPI agar riset dan iptek bukan hanya dimaknai penelitian, pameran, lomba ilmiah saja, tetapi bagaimana negara menggunakan riset untuk kebijakan pembangunan oleh pemerintah. Kita harus berjuang bersama untuk menempatkan riset jadi kebijakan hulu pemerintah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rieke sendiri mempunyai beragam prestasi yang membanggakan. Prestasi ini, di antaranya dinominasikan sebagai penerima Penghargaan Charta Politika III untuk kategori politisi dari partai politik oposisi pada 2012. Lalu, dia mendapat penghargaan sebagai salah satu dari 100 Wanita Paling Berpengaruh oleh majalah berita lokal Indoline pada 2011 dan 2012.

Penghargaan lainnya, dia memperoleh penghargaan sebagai Pemimpin Muda Internasional Global 2011 dari Forum Ekonomi Dunia. Di 2016, Rieke dinobatkan juga sebagai Duta “Lingkungan Berperspektif Kemanusiaan” dari Kementerian Lingkungan Hidup. (sak)

Bagikan artikel ini