RS Penyakit Tropik Infeksi Unair Siap Operasi

RS Penyakit Tropik Infeksi Unair Siap Operasi

Pada 2 November 2016 mendatang, Rumah Sakit Khusus Infeksi –yang kini berganti nama menjadi Rumah Sakit Penyakit Tropik Infeksi (RSPTI)– Universitas Airlangga resmi beroperasi seperti rumah sakit pada umumnya. Nantinya, RSPTI akan menjadi bagian dari instalasi RS Unair.

Pernyataan itu disampaikan Direktur RS Unair Prof Dr Nasronudin dr SpPD K-PTI, usai acara ‘Pembukaan dan Peresmian Bank Darah RS Unair dan Operasional RS PTI sebagai Instalasi RS Unair’, Kamis (27/10).

Menurut Prof Nasron, nama itu kembali berganti menjadi RS PTI agar sesuai dengan aturan dari pemerintah dan surat keputusan rektor.

Tak sampai tujuh hari lagi, instalasi penyakit tropik infeksi beroperasi untuk umum. Mulai Jumat (28/10), Prof. Nasron bersama tim akan melakukan berbagai persiapan yang mendukung layanan operasional rumah sakit.

Beragam persiapan terkait aktivasi layanan akan segera dipindahkan dari bangunan induk RS Unair menuju instalasi penyakit tropik infeksi.

Di lantai satu, nantinya akan ditempati klinik medik dasar, dan kamar jenazah khusus penyakit infeksi.

Di lantai dua, akan ditempati oleh poliklinik penyakit infeksi, paru-paru, geriatri, gigi, estetika, dan medical checkup unit.

Sedangkan di lantai tiga, akan ditempati fasilitas laboratorium-laboratorium, mulai patologi klinik, mikrobiologi, dan patologi anatomi. Sisanya, akan dipersiapkan menyusul pada bulan-bulan berikutnya.

“Lantai empat dan lima menyusul bulan-bulan berikutnya. Kita persiapkan lantai satu sampai tiga dulu. Nanti juga ada kantor Komite Koordinasi Rumah Sakit Pendidikan (Komkordik),” imbuh Prof Nasron.

Terkait dengan kesiapan sumber daya manusia, pihaknya ingin mengoptimalkan keberadaan para staf dan dokter yang sudah ada.

Untuk sementara, Direktur RS Unair itu menyatakan tak ingin menambah jumlah sumber daya manusia pada tahun ini.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Unair itu juga mengutarakan keinginannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya para dokter.

“Kita bangun sistem yang bagus, yang muda-muda dokter umum ini kita sekolahkan menjadi spesialis. Yang spesialis kita sekolahkan menjadi subspesialis, doktor dan menjadi profesor. Kita harapkan RS Unair menjadi rumah sakit pendidikan yang seperti luar negeri, maju dan bagus,” ungkap Prof Nasron. (sak)

Bagikan artikel ini