Saat Mbak Puti Baca Puisi

Saat Mbak Puti Baca Puisi

Kemampuan pidato Bung Karno yang ulung turun juga pada cucunya, yaitu Puti Guntur Soekarno. Pada pidato saat Rapat Pleno KPU dengan agenda pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon pada Pilgub Jawa Timur 2018, Selasa (13/2/2018), Puti menggubah puisi yang pernah dibaca dan ditulis Bung Karno dalam buku Sarinah.

Sebelumnya, Puti mengajak semua yang hadir dan mendengarkan pidatonya, untuk menyadari pentingnya arti persaudaraan yang mewariskan Indonesia yang besar.

Puti pun mengajak semua orang menyambut pesta demokrasi dengan politik beretika, politik berkeadaban, politik dengan moral, dan politik berkebudayaan.

“Karena kita berpolitik dengan berkebudayaan, dengan berbahagia, dengan bergembira,” ujarnya.

Puisi yang didendangkannya diambil dari buku Sarinah, yang di dalamnya mencerminkan persamaan antara perempuan dan laki-laki. Puti menegaskan komitmennya bersama Saifullah Yusuf untuk menjadi pengayom rakyat Jawa Timur.

Berikut Puisi yang diserukan oleh Puti;

Kami berdua, bagai kepak sayap burung garuda,

yang kanan dan yang kiri.

Ketika kami beruda mengepak dengan kuatnya,

maka kami bisa terbang setinggi-tingginya.

Menukik, menyentuh rakyat Jawa Timur.

Sayap kami berdua, akan mengayomi rakyat Jawa Timur

Sehingga kemenangan kami berdua,

kami yakinkan adalah kemenangan untuk seluruh rakyat Jawa Timur

Maka itu, kabeh sedulur kabeh makmur.

Pidato dan puisi Puti Guntur Soekarno yang mantap dan penuh ekspresi mendapat sambutan meriah dari pendukung serta semua yang hadir.

Usai berpidato, pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno disambut yel-yel pendukungnya. “Kabeh sedulur, sak Jawa Timur, kabeh sedulur, kabeh makmur,” seru pendukung pasangan nomor urut 2. (ist)

Bagikan artikel ini