Santunan Rp 417,76 Miliar Dicairkan di Jatim

Santunan Rp 417,76 Miliar Dicairkan di Jatim

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur mencairkan dana sebesar Rp 417,76 miliar untuk pembayaran santunan kecelakaan yang terjadi di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Data ini berdasarkan kecelakaan yang terjadi sepanjang 2017.

“Jumlah pembayaran santunan korban kecelakaan mencapai Rp 417.761.941.356, baik untuk korban meninggal dunia maupun luka-luka,” kata Kepala Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur, Evert Yulianto, melalui siaran persnya, Senin, (5/3).

Evert merinci dari jumlah itu, sebanyak Rp 214.542.000.000 merupakan santunan untuk korban meninggal dunia dan sebanyak Rp 203.219.941.356 untuk santuan korban luka-luka. Adapun jumlah korban kecelakaan yang meninggal dunia selama tahun 2017 di wilayah Jawa Timur mencapai 5.295 orang dan korban luka-luka mencapai 19.787 orang.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat berkendara. Para pengguna jalan diharapkan memiliki kesadaran untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas sehingga kecelakaan dapat diminimalasi. “Kami intensif melakukan sosialisasi pada masyarakat untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas,” katanya, dikutip Jatim News Room.

Sebagai informasi, perusahaan pelat merah ini menaikkan nilai santunan asuransi kecelakaan transportasi umum dan korban kecelakaan lalu lintas tahun ini sebesar dua kali lipat per 1 Juni 2017. Meski santunan naik, tapi besaran Iuran Wajib (IW) maupun Sumbangan Wajib (SW) tidak berubah.

Untuk santunan korban meninggal dunia dari sebelumnya Rp 25 juta menjadi Rp 50 juta. Santunan cacat tetap maksimal dari Rp 25 juta menjadi maksimal Rp 50 juta.

Sedangkan untuk biaya perawatan luka-luka maksimal dari Rp 10 juta menjadi maksimal Rp 20 juta. Dalam ketentuan baru juga ada biaya penggantian biaya ambulans maksimal Rp 500.000, dan biaya penguburan (jika tidak ada ahli waris) dari ketentuan lama Rp 2 juta, ketentuan baru Rp 4 juta. (jnr)

Bagikan artikel ini