Sekolah Kebangsaan Pelajar Surabaya

Sekolah Kebangsaan Pelajar Surabaya

Pelajar SD dan SMP dengan menggunakan kostum tentara dan para pejuang terlihat berkumpul di Taman Jayengrono Surabaya, Selasa (30/10). Mereka sudah bersiap mengikuti sekolah kebangsaan yang akan dipandu langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Sekolah kebangsaan semacam ini memang sudah berkali-kali digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk menyambut Hari Pahlawan. Namun, ada yang berbeda dalam sekolah kebangsaan kali ini. Pasalnya, Wali Kota Risma bersama 1000 pelajar SD dan SMP yang hadir mendeklarasikan slogan “Aku Harus Sukses”.

Pada saat itu, Risma mengucapkan kalimat deklarasi yang kemudian diikuti oleh ribuan pelajar dengan suara lantangnya. Kalimat deklarasi itu berbunyi: “Aku harus sukses. Aku harus berhasil, karena aku meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan.”

“Sanggup anak-anakku?” tanya Risma kepada ribuan pelajar. “Sanggup…..,” jawab ribuan pelajar itu.

Pada kesempatan itu, Risma juga menceritakan tewasnya Jenderal Mallaby di depan Jembatan Merah atau di sekitar Taman Jayengrono itu. Ia juga mengapresiasi para pelajar Surabaya yang mengawali acara itu dengan teatrikal pertempuran tewasnya Jenderal Mallaby.

“Tidak mudah saat itu, para pejuang hrus mempertahankan kemerdekaan di tengah keterbatasan senjata. Namun, mereka pantang menyerah untuk mempertahankan kemerdekaan, sehingga ribuan pahlawan pun gugur kala itu,” kataNYA.

Oleh karena itu, dia memita kepada para pelajar itu untuk meneladani perjuangan para pahlawan yang tak pernah mengenal kata menyerah. Walaupun, saat itu kondisinya terbatas, mereka terus maju dan berjuang hingga titik darah penghabisan.

“Jadi, mulai sekarang anak-anakku tidak boleh menyerah dan harus selalu kuat karena kita sudah diberi contoh oleh para pejuang. Ayo tunjukkan bahwa arek-arek Surabaya tidak kalah dengan para pejuang,” tegas Risma.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa masa depan Surabaya dan Indonesia ada di tangah para pelajar. Makanya, para pelajar itu diminta untuk mempersiapkan diri dalam meneruskan Surabaya dan Indonesia ke depannya. “Caranya, kalian harus pintar dan sukses. Jika tidak, maka kalian akan dijajah kembali,” ujarnya.

Risma juga berharap para pelajar itu bisa mengukir prestasinya melebihi dirinya. Sebab, kebanggaan menjadi Wali Kota Surabaya apabila anak-anak Surabaya bisa berhasil dan sukses di tingkat nasional maupun internasional.

“Siapapun kalian, dari mana pun asal kalian, semuanya berhak sukses dan berhak untuk berhasil. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan asal kalian mau. Ayo terus bergerak untuk maju, kalian harus jadi number one dimana pun berada,” pungkasnya. (ita)

Bagikan artikel ini