Sembako Turun Harga di Papua

Sembako Turun Harga di Papua

Sinergi BUMN Hadir untuk Negeri kembali membuktikan komitmennya dalam mewujudkan keadilan sosial dan pengentasan kemiskinan terutama di daerah Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T).

Sebagai lanjutan Program Semen Turun Harga di Puncak Jaya, Papua yang telah diluncurkan Menteri BUMN Rini M Soemarno pada Agustus 2017 lalu, kali ini PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) berhasil menurunkan harga Sembako di Puncak Jaya.

PT PPI melakukan efisiensi cost distribusi melalui perubahan rantai pasok sembako yang semula melalui jalur Surabaya-Jayapura dengan ekspedisi laut, dilanjut ke Puncak Jaya dengan pesawat cargo.

Sekarang menjadi melalui jalur Surabaya-Timika via Tol Laut yang dioperasikan oleh PT Pelni/Temas. Lalu menuju Wamena dengan pesawat cargo yang dioperasikan oleh Hercules dan ke Puncak Jaya dengan truck kapasitas 5 ton/ritase, yang kemudian didistribusikan ke pasar, toko-toko dan unit PT Pos Puncak Jaya.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PPI Agus Andiyani dalam acara Bincang Santai ‘Sembako Turun Harga di Papua’ dengan media di Gedung Kementerian BUMN Jakarta.

Melalui kerjasama PT PPI, PT Pelni dan PT Pos Indonesia ini, harga jual Sembako di Puncak Jaya dapat diturunkan sebesar 25% dibawah harga pasar.

Harga jual gula yang semula Rp 29.000/kg menjadi Rp 21.750/kg, harga jual minyak goreng yang awalnya Rp 31.000/kg menjadi Rp 23.250/kg dan harga jual tepung terigu yang semula Rp 24.000/kg menjadi Rp 18.000/kg.

Staf Khusus Menteri BUMN Devy Suradji menyampaikan bahwa penurunan harga Sembako di Puncak Jaya tidak akan berhasil apabila BUMN kerja sendiri-sendiri, diharapkan kedepannya BUMN lain dapat bergabung untuk bersama-sama dapat berkontribusi dalam program ini. (sak)

Bagikan artikel ini