Sikapi Positif Tsunami Digital

Sikapi Positif Tsunami Digital

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan tsunami digital memasuki ke semua sektor kehidupan, ia mendorong setiap pihak menyikapinya dengan positif.

“Bagaimana kita menyikapinya? Betul ada implikasi negatif dari perkembangan digital. Tapi kalau kita pikirnya negatif, kita jadinya negatif,” katanya dalam Pembukaan Tempo Media Week di Perpustakaan Nasional, Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Menteri Rudiantara, pemerintah senantiasa mendorong perkembangan teknologi di Indonesia lebih cepat. “Pemerintah dalam hal ini Kominfo justru bukan akan memberhentikan perkembangan teknologi tapi akan membangun lebih cepat lagi agar kita setara, kalau bisa lebih cepat daripada negara-negara tetangga,” katanya.

Dalam hal perkembangan media digital, Menteri Kominfo mengatakan pertarungan di media mengenai kecepatan dan akurasi. “Bagaimana jurnalis sekarang fokusnya kepada data given, di-drive oleh fakta dan data, bukan opini,” katanya.

Menteri Rudiantara menyebutkan ada sebagian pandangan mengenai produk jurnalistik media online yang mengacu pada UU Pers. Namun, ada juga yang mengatakan produknya media online bukan produk jurnalistik melainkan opini-opini yang yang sifatnya bombastis.

“Banyak yang lebih membaca di situ, dibandingkan media-media yang menyampaikan fakta atau data. Di sinilah petarungan antara kecepatan dan akurasi,” jelasnya.

Oleh karena itu, Menteri Kominfo mengharapkan produk Tempo di media online bisa berupa berita-berita pendek, untuk memberikan referensi yang akurat. “Bukan seperti tulisan di Koran Tempo atau di Majalah Tempo. Tempo punya branding terpercaya. Terpercaya inilah yang harus dimanfaatkan dengan faktor kecepatan itu,” tandasnya. (sak)

Bagikan artikel ini