Sosialisasi FSI 2018 Hadir di Bandung

Sosialisasi FSI 2018 Hadir di Bandung

Sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI) 2018 yang kedua digelar Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk pengusaha rintisan (startup) Indonesia di Bandung, Selasa (20/2) lalu.

Pada sosialisasi ini, Bekraf bukan hanya menjelaskan platform FSI, tetapi juga menginformasikan pendaftaran Demoday FSI 2018 hingga 26 Juni 2018 yang akan diselenggarakan di Surabaya akhir Juli mendatang.

Platform FSI, www.foodstartupindonesia.com, adalah platform yang dibuat Bekraf untuk menyatukan ekosistem kuliner Indonesia yang menyumbang lebih dari 40% pada PDB ekonomi kreatif nasional. Pada platform tersebut terdapat data startup kuliner, mentor, sekaligus investor jaringan Bekraf.

Startup kuliner yang belum terjaring pada jaringan Bekraf bisa tergabung melalui platform tersebut. Mereka juga bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti demoday FSI 2018.

100 startup kuliner terpilih melalui kurasi FSI 2018 berkesempatan mempromosikan produknya pada expo (27-29 Juli), mendapatkan pengetahuan untuk meningkatkan kualitas produk dan pitching yang baik untuk menarik minat investasi investor melalui mentoring (30-31 Juli), dan mengakses pembiayaan investor melalui pitching (1 Agustus).

“FSI 2017 dan 2016 diluar ekspektasi kami, yaitu saat para food startup berkolaborasi dengan produk mereka selain investasi investor. Tahun ini kami gelar sosialisasi di 10 kota dengan harapan menjaring talenta startup-startup kuliner daerah,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah.

Bekraf menghadirkan salah satu top three FSI 2017 yaitu Yennie Tandaputra dari Chillibags untuk mengungkapkan keikutsertaannya serta keunggulan yang diperoleh setelah bergabung pada FSI.

“Kita benar-benar getting getting better. Dan kita terus terus menjadi lebih maju. Jangan ragu untuk ikut gabung di food startup 2018. Tidak ada ruginya, tidak ada nyeselnya,” ungkap Yennie.

Bekraf juga menghadirkan business development advisor, Donny Wangke pada mini class mentor bertema distribusi. Perwakilan Foodlab Indonesia, Yustinus Agung menjelaskan investasi yang sesuai dengan tahapan startup. Lebih dari 100 startup subsektor kuliner mengikuti sosialisasi ini.

Bekraf melengkapi acara dengan penjelasan FSI, demoday, dan pitch desk oleh Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah, didampingi oleh Kasubdit Dana Masyarakat Bekraf, Hanifah Makarim.

Startup kuliner Indonesia yang lolos kurasi harus memenuhi kriteria diantaranya yaitu usaha sudah berjalan satu hingga tiga tahun, membutuhkan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan memiliki dampak sosial yang positif untuk masyarakat. (sak)

Bagikan artikel ini