Sukses Robot Madrasah di Meksiko

Sukses Robot Madrasah di Meksiko

Kabar gembira datang dari Tim Robotik Madrasah Techno Natura yang baru saja mengikuti even robotik tingkat internasional, The FIRST Global Challenge (FGC) 2018.

Tim Robotik Madrasah yang menamakan diri Tim R2045 berhasil memboyong Bronze Medall Walt Disney Award for Imagination and Creativity, pada even yang berlangsung di Meksiko, pada 16–18 Agustus lalu.

Tim Robotik Madrasah Techno Natura merupakan satu-satunya perwakilan dari Indonesia dalam ajang robotik internasional yang diikuti oleh 186 negara di dunia.

“Kami merasa terhormat dapat memperoleh Walt Disney Award For Imagination and Creativity dalam ajang FGC 2018 ini. Ini menjadi pengakuan bahwa imajinasi dan kreativitas anak Indonesia mendapat pengakuan di tingkat dunia,” kata Kepala Madrasah sekaligus pembina Tim Robotik Madrasah Techno Natura, A Riza Wahono melalui pesan singkat, Senin (20/08).

Walt Disney Award menurut Riza merupakan agenda kriteria award tambahan dalam ajang FIRST Global 2018.

Prestasi yang diraih Muhammad Iman Ashshiddiq Proton (15), Meuthya Sandra Kisdwiutomo (15), Rehayl Muhammad Rashtrapatiji (15), Eza Reynara Achmad (15), Krisna Hafara Priyanto (16), Naufal Ahmad Sanaya (13), dan Muhammad Dzaky Asshidqy (16), menjadi kado pada Hari Ulang Tahun ke -73 Republik Indonesia.

Kementerian Agama mengapresiasi prestasi remaja belasan tahun ini. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Ahmad Umar mengaku bangga atas prestasi yang diperoleh.

“Capaian ini kembali membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah internasional. Madrasah hebat, madrasah bermartabat,” tutur Umar, seperti dikutip laman Kemenag.go.id.

Menurut Umar, ke depan Kemenag akan menularkan prestasi yang berhasil diraih oleh Madrasah Techno Natura kepada madrasah lain di Indonesia.

”Tahun 2018 ini kita akan kader, kita akan bibit, minimal ada 12 madrasah yang kita biayai, kita siapkan untuk mengembangkan robotik di Indonesia,” kata Umar.

Pengkaderan ini dilaksanakan, karena pada tahun 2021 mendatang Indonesia direncanakan akan menjadi tuan rumah ajang FIRST Global Challenge.

“Maka madrasah kita siapkan sejak sekarang, agar nanti saat Indonesia menjadi tuan rumah, mereka bisa berpartisipasi,” terang Umar.

Pemilihan 12 madrasah, menurut Umar akan dilakukan melalui kompetisi bagi seluruh Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah se – Indonesia. Kompetisi robotik ini akan digelar oleh Direktorat KSKK Madrasah pada akhir September 2018. (sak)

Bagikan artikel ini