Mega Proyek Lippo Cikarang Rp 190 Triliun

Mega Proyek Lippo Cikarang Rp 190 Triliun

Perusahaan properti Lippo Cikarang tengah menyiapkan kawasan industri bernama ‘Indonesia- Shenzhen Industrial Park’ di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Guna mewujudkan proyek senilai Rp 190 triliun tersebut, Lippo Cikarang menggandeng dua perusahaan asal Tiongkok, yakni Shenzhen Yantian Port Group Co Ltd dan Country Garden Holdings Co Ltd.

“Kedua perusahaan Tiongkok tersebut sudah lama mengenal Lippo Group dan mereka tertarik bekerjasama,” ujar Chief Marketing Officer PT Lippo Cikarang Stanley Ang, Selasa (24/5).

Kawasan industri ini terdiri kawasan komersial dan industri. Kawasan komersial meliputi apartemen dan pusat ritel, sedangkan kawasan industri meliputi pabrik high technology.

Jika proyek tersebut terealisasi, maka pendapatan perusahaan bakal meningka beberapa kali lipat. Sebelumnya Lippo Cikarang melaporkan kinerja yang kurang bagus.

Pada kuartal pertama 2016 dilaporkan mengalami penurunan laba bersih sebesar 18,88 persen menjadi Rp 223,10 miliar dari Rp 275,03 miliar pada periode saama tahun sebelumnya.

Laba ini senilai Rp 320,54 per saham dibandingkan Rp 395,16 per saham pada periode yang sama 2015. Penurunan disebabkan penurunan pendapatan perusahaan dari Rp 553,23 miliar menjadi Rp 546,12 miliar. (sak)

Bagikan artikel ini