The Founding Father Dirgantara Nasional

The Founding Father Dirgantara Nasional

PT Dirgantara Indonesia (DI) memberikan penghargaan kepada Presiden ke-3 RI BJ Habibie. Bagi PT DI, Habibie merupakan The Founding Father bagi industri dirgantara nasional.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam acara puncak peringatan ke-42 PT DI yang berlangsung di Hanggar Rotary Wing di Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (12 /09). PT DI menilai nama BJ Habibie tak bisa lepas dari industri pesawat terbang Indonesia.

“Peran Bapak Habibie sangat penting terhadap perusahaan industri pesawat di Indonesia,” ujar Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro.

PT DI, lanjut Elfien, bisa bersaing dengan perusahaan sejenis di luar negeri. Bahkan, PT DI telah mengekspor puluhan pesawat ke beberapa negara di Asia dan Afrika.

“Dan ini akan membawa semangat ke depan untuk lebih mengembangkan lagi industri Dirgantara di Republik Indonesia,” lanjut Elfien.

Lantaran itu, Elfien mengucapkan terima kasih pada orang-orang yang berpengaruh dan berkontribusi pada industri dirgantara. Salah satunya BJ Habibie yang menjadi Presiden Direktur Industri Pesawat Terbang Nurtanio.

Lalu perusahaan itu berganti nama menjadi Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada 11 Oktober 1985. Lalu pada 2000, IPTN direstrukturisasi dan berganti nama menjadi Dirgantara Indonesia.

Namun, BJ Habibie tak hadir menerima langsung penghargaan tersebut. Sehingga PT DI hanya memutarkan rekaman video dari Habibie di acara itu.

“Janganlah mau seperti aku, tapi harus lebih baik dari aku,” pesan Habibie dalam rekaman tersebut.

Selain itu, PT DI memberikan penghargaan kepada Nurtanio Pringgoadisuryo sebagai The Pioneer of PT Dirgantara Indonesia serta memberikan santunan kepada para pejuang veteran yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) DPD Jawa Barat.

“Ini pun sebagai penghargaan kepada mereka atas perjuangan membela negara ini. Dan Almarhum Bapak Nurtanio khususnya sebagai pionir,” tegas Elfien. (ist)

Bagikan artikel ini