Tiga Ide Impresif Hacksprint Surabaya

Tiga Ide Impresif Hacksprint Surabaya

Tiga tim terbaik keluar sebagai pemenang dalam Hacksprint Surabaya, yaitu Klub Laundry, Palawija, dan Rombeng. Mereka berhasil menyisihkan 26 tim lainnya pada Hacksprint Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Suara Surabaya Center, Surabaya.

Tahapan Hackathon dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital di Surabaya 15-16 Oktober diikuti 26 tim. Klub Laundry sebagai tim terbaik pertama merupakan sebuah platform laundry on demand yang menggabungkan antara marketplace dan membership.

Sedangkan Palawija keluar sebagai terbaik kedua, menawarkan aplikasi yang membantu konsumen untuk memasak dan membeli bahan makanan sesuai dengan menu yang diinginkan. Palawija juga menjadi solusi untuk membantu branding hasil panen petani.

Sementara Rombeng menjadi tim terbaik ketiga merupakan platform penghubung rumah tangga, pemulung/rombeng, dan pengepul terkait hal pengolahan sampah yang lebih efektif dan efisien.

Kemenangan Klub Laundry diakui Chief of Activist FemaleDev, Alamanda Shantika karena saat proses mentoring mampu merubah positioningnya dan timnya memang orang yang menguasai bidang tersebut.

“Saat buat startup, harus dilihat juga bahwa yang ditawarkan tidak jauh-jauh dari keahlian yang kalian miliki.” tegasnya di Suara Surabaya Center, Minggu (16/10).

Ditambahkan Chief of Product GoJek Rama Notowidigdo selaku juri Hacksprint bahwa setiap peserta harus memiliki keyakinan dan startup bukan selalu soal teknologi, persoalan bisnis juga harus dipikirkan.

“Nomor satu adalah validasi bisnis, SOP dan bisnis modelnya harus terbukti. Selain itu saya berpesan agar semua tim yang belum berhasil jangan putus asa dan takut gagal. Yang terpenting adalah belajar dari kegagalan dan harus fokus pada eksekusi,” ungkap Rama.

Hacksprint sendiri merupakan versi baru Hackathon yang dikemas lebih terstruktur dan terarah dengan menggunakan metode design sprint.

Dimana programmer akan membuat prototipe produk startup digital dengan langkah-langkah mulai dari understand, define, diverge, decide, prototype dan validate.

Setelah menjalani Hacksprint, tim yang terpilih tersebut akan melanjutkan ke tahap Bootcamp yang akan fokus pada go to market strategy sampai akhirnya siap diluncurkan ke publik.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika berharap Gerakan Nasional 1000 Startup Digital menjadi awal menciptakan masa depan ekonomi digital yang akan menempatkan Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Pasifik. Pemerintah menargetkan pada 2020 nilai e-commerce Indonesia akan mencapai 130 miliar USD. (sak)

Bagikan artikel ini