Tol Bawen-Salatiga Jalur Alternatif Mudik

Tol Bawen-Salatiga Jalur Alternatif Mudik

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono memastikan Tol Semarang-Solo Seksi III ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17 kilometer siap dipergunakan untuk jalur alternatif mudik pada H-7 lebaran nanti.

Alasannya progres pengerjaannya sampai saat ini sudah mencapai 35 persen. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung pembangunan ruas Tol Semarang-Solo Seksi III Bawen-Salatiga yang juga disiapkan untuk mudik Lebaran 2016, akhir pekan lalu.

Menteri Basuki melihat langsung sejumlah pekerjaan di Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Bawen, Kabupaten Semarang. Masih dilakukan pengerukan tanah di sejumlah ruas, serta pembangunan Jembatan Tuntang sepanjang 370 meter setinggi 56 meter dan Jembatan Senjoyo 160 meter setinggi 30 meter. Kedua jembatan terus dikebut agar bisa dilalui saat arus mudik Lebaran 2016.

Jalur alternatif ini akan disambungkan dengan jalan nasional Semarang-Solo. Dengan begitu, jalan tol yang masih dalam proses pengerjaan bisa dipergunakan sampai ke Salatiga. “Sekarang Salatiga-Solo pembebasan lahannya mencapai 63 persen. Mudah- mudahan 2018 nyambung, nanti Solo-Kertosono juga 2018,” kata Basuki.

Kementerian PUPR tengah menyiapkan opsi alternatif lain, yakni membuat jalur masuk baru yang tidak melewati jembatan terpanjang di seksi III tersebut. Kalau tak lewati jembatan itu, maka bisa lewat jalur baru yang diperlebar.

“Pengerjaan jalan itu melewati tanah PTPN IX. Saya sudah telepon Ibu Menteri BUMN minta izin penggunaan tanah PTPN IX, sudah diizinkan,” kata Basuki didampingi Direktur Trans Marga, Djajat Sudradjat.

Tol Semarang-Solo terdiri lima seksi, Seksi I Semarang-Ungaran 10,8 km, dan Seksi II Ungaran-Bawen 12 km sudah dioperasikan. Sementara, Seksi III Bawen-Salatiga, Seksi IV Salatiga-Boyolali 24,4 km dan Seksi V Boyolali-Solo masih pengadaan lahan dan konstruksi. (sak)

Bagikan artikel ini