Unair Dukung Aplikasi Uji Hoaks OPINIUM

Unair Dukung Aplikasi Uji Hoaks OPINIUM

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan apresiasi sekaligus dukungan untuk aplikasi uji hoaks bernama OPINIUM. Aplikasi OPINIUM memungkinkan pengguna untuk melakukan uji hoaks sebuah berita dari dunia maya.

Di Unair, sosialisasi itu dihadiri oleh pimpinan, dosen, karyawan, mahasiswa, media, sekaligus masyarakat. Acara berlangsung di Aula Amerta, Kantor Manajemen, Kampus C Unair, akhir pekan lalu.

Dalam sosialisasi itu, rektor Unair Prof. Moh. Nasih menyampaikan apresiasinya untuk inisiator kemunculan aplikasi OPINIUM. Aplikasi itu diharapkan dapat menjadi wahana yang dapat menyehatkan informasi yang beredar.

Mewakili sivitas Unair, rektor menyampaikan banyak terimakasih atas dilahirkannya aplikasi tersebut.

Semua hal yang membutuhkan tanggapan dan partisipasi dari publik, lanjut rektor, bisa diunggah dan diduskusikan melalui OPINIUM.

Para dosen dan akademisi yang memiliki kompetensi di masing-masing bidang dapat bergabung dalam aplikasi itu. Sehingga, tandasnya, OPINIUM dapat mendorong hasil karya akademisi agar bisa diketahui oleh banyak orang.

“OPINIUM, dapat mendorong orang atau para pencari informasi untuk membaca secara lebih komprehensif. Sehingga kami patut memberi apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Prof Nasih.

Meski disosialisasikan di Unair, guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair itu berharap, aplikasi OPINIUM dapat dibawa ke ranah yang lebih tinggi lagi. Agar, dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak lapisan masyarakat.

Sementara itu, Sabrang Mowo Damar Panuluh selaku inisiator mengatakan, OPINIUM merupakan wahana demokrasi informasi. Semua orang berhak berbicara, tapi semua orang juga berhak menilai satu sama lain antar pengguna.

“Sehinga akan terjadi interaksi (dalam OPINIUM, Red). Akan tersisir dengan sendirinya siapa yang memang serius, reliable (dapat dipercaya, Red), dan membantu,” terang Noe, sapaan karibnya.

Noe mengungkapkan, OPINIUM lahir akibat banyaknya informasi yang beredar tanpa diketahui kebenarannya. Utamanya, informasi itu yang beredar melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, hingga tersebar di ruang-ruang obrolan aplikasi pengirim pesan.

Saat ini, OPINIUM baru tersedia dalam versi android. Versi IOS dan website sedang dalam pengembangan. Hingga sebulan dirilis di Playstore, OPINIUM sudah diunduh sekitar 1.500 pengguna.

“Saya harap feedback teman-teman bisa membantu berkembangnya aplikasi ini. Agar wahana ini semakin baik untuk kita gunakan bersama,” terang vokalis band Letto ini. (ita)

Bagikan artikel ini