Unair Siap Bangun Asrama di Kampus C

Unair Siap Bangun Asrama di Kampus C

Sebagai salah satu kampus terbesar di Indonesia, Universitas Airlangga memilki ribuan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan ratusan mahasiswa asing dari berbagai dunia yang melakukan studi.

Untuk memberikan fasilitas tempat tinggal yang layak, Unair mendapatkan hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar 75 Milyar untuk membangun asrama baru di area Kampus C Unair.

Pembangunan itu dimulai dengan acara Ground Breaking Airlangga Dormitory yang laksanakan pada Senin (20/8). Gubernur Jawa Timur Dr H Soekarwo hadir bersama jajaran pimpinan pemerintah provinsi dan Rektor Unair Prof Moh Nasih bersama jajaran pimpinan Unair.

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut menyampaikan bahwa awalnya anggaran yang digunakan membangun asrama merupakan anggaran untuk membeli lahan 100 hektar di area Kampus D.

“Karena ada beberapa kendala, anggaran tersebut akhirnya dialihkan untuk pembangunan asrama di area Kampus C Unair ini,” jelasnya.

Mengenai fungsi kedepan, Pakde Karwo mengatakan bahwa pembangunan asrama baru bertujuan sebagai wadah membentuk kualitas SDM yang berkarakter.

Selain itu, asrama juga bisa menjadi salah satu sarana untuk menangani berbagai masalah yang menyangkut insan pendidikan di Jawa Timur.

“Asrama ini juga bakal menjadi salah satu sarana untuk membina dan memelihara jiwa mahasiswa yang bisa memelihara kultur jawa timur yang kuat. Karena semakin kuat dan melangkah menuju global, imbuhnya, kultur kedaerahan itu harus kuat,” paparnya.

Pada akhir, Pakde Karwo juga berharap bahwa di asrama itu nantinya tetap ada wawasan untuk pendalaman agama dan mengaji baik secara sorogan maupun klasikal.

“Saya kira cara-cara seperti itu bisa untuk mereduksi paham radikal,” tandas alumnus Fakultas Hukum Unair itu.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Rektor Unair Prof Nasih mengatakan bahwa dengan adanya satu asrama baru untuk mahasiswa yang akan dibangun itu, kebutuhan fasilitas tempat tinggal sudah memenuhi 25% dari total mahasiswa baru.

“Ya, kalau dijumlah dengan dua asrama yang sudah ada dan ditambah yang baru ini nantinya, kita bisa memenuhi 25% kebutuhan tempat tinggal untuk mahasiswa,” jelasnya.

Gedung asrama baru yang dibangun di lahan persawahan Kampus C Unair itu, menurut Prof Nasih diharapkan dapat selesai pada Maret 2019 untuk tower pertama. Sedangkan untuk tower kedua dan selanjutnya, diharapkan bisa dilakukan proses pengerjaannya pada tahun 2020.

“Nantinya, gedung 11 lantai itu akan menyediakan berbagai fasilitas sebagaimana asrama pada umumnya. Tower pertama akan terdapat 206 kamar dengan kemungkinan besar akan diperuntukkan untuk mahasiswa baru putri. Hal itu mengingat jumlah mahasiswa baru perempuan lebih banyak,” paparnya.

Tidak hanya untuk mahasiswa dalam negeri, imbunya, nantinya asarama baru tersebut juga diperuntukkan untuk mahasiswa internasional yang sedang studi di Unair.

Pada akhir, Prof Nasih kembali menegaskan bahwa nantinya mahasiswa yang tinggal dalam asrama akan mendapatkan pendidikan dan pendalaman karakter. “Dengan begitu diharapkan, akan terciptanya lulusan yang memiliki kualitas unggul dan baik,” pungkasnya. (ita)

Bagikan artikel ini