Unair Terima 1.658 Mahasiswa Baru SNMPTN

Unair Terima 1.658 Mahasiswa Baru SNMPTN

Panitia pusat mengumumkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) disampaikan Selasa (17/8) pukul 17.00 WIB. Universitas Airlangga (Unair) menerima 1.658 orang dan 370 diantaranya penerima Bidikmisi.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih saat meninjau pengumuman SNMPTN mengatakan di tahun ini total pendaftar sebanyak 31.235 siswa dari 610 sekolah se-Indonesia.

“Hasil dapat dilihat di laman http://pengumuman.snmptn.ac.id/ atau di laman tiap-tiap PTN. Untuk melihat hasil seleksi, peserta cukup memasukan nomor pendaftaran SNMPTN dan tanggal lahir,” tuturnya kepada media di Surabaya.

Nasih mengingatkan, bagi calon mahasiswa yang diterima Unair di jalur SNMPTN perlu melakukan pra pendaftaran ulang secara online dengan upload data di website http://regmaba.unair.ac.id/ pada 18-25 April.

“Data yang dilampirkan berupa surat keterangan lulus (SKL), akte kelahiran, surat keterangan dari RT/RW yang berisi pekerjaan orang tua, jumlah kepemilikan rumah, serta jumlah kepemilikan kendaraan,” jelasnya.

Selain itu, dilampirkan juga kartu keluarga, SPPT PBB pada tahun terakhir, pembayaran rekening listrik dua bulan terakhir orangtua, SNTK dan bukti pembayaran pajak (semuanya fotokopi).

Juga fotokopi keterangan penghasilan bruto, akta pendirian dan SIUP bagi orangtua calon mahasiswa baru yang berprofesi sebagai pengusaha, serta foto rumah tampak depan.

“Melalui data itu bisa ditentukan tarif uang kuliah tunggal (UKT) tiap calon mahasiswa, sesuai hasil verifikasi,” ujarnya.

Tahapan selanjutnya adalah melakukan pembayaran UKT mulai 25-30 April. Pendaftaran ulang dilakukan 8 Mei bertepatan dengan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Daftar ulang harus dilakukan sendiri oleh calon mahasiswa bersangkutan. Tidak boleh diwakilkan. Apabila tidak hadir, ada indikasi ikut SBMPTN, maka dianggap mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa Unair,” tandasnya.

Nasih menambahkan dalam SNMPTN tahun ini bahwa kampus yang dipimpinnya mengalami peningkatan pendaftar, semula hanya dari 500-an sekolah, sekarang menjadi 610 SMA/MA/SMK se Indonesia.

“Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya menerima dari 500-an sekolah,” kata Nasih.

Dia menjelaskan, alokasi bidikmisi di Unair tahun ini berjumlah 780 mahasiswa. Hampir setengahnya sudah terisi melalui jalur SNMPTN. Setelah ini, masih ada satu tahapan yang dilalui bagi penerima Bidikmisi, yakni verifikasi faktual ke lapangan.

“Sepanjang memenuhi syarat sebagai penerima Bidikmisi, maka berhak menerima beasiswa itu. Kalau tidak sesuai, status Bidikmisinya bisa digugurkan dan jadi mahasiswa regular,” pungkasnya. (ita)

Bagikan artikel ini