Warga Palembang Antusias Nikmati LRT
KOMUNITAS PERISTIWA

Warga Palembang Antusias Nikmati LRT

Berkat Asian Games 2018, Sumatera Selatan yakni kota Palembang benar-benar memiliki perubahan yang luar biasa.

Yang paling terlihat yakni adanya Light Rail Transit (LRT) yang menyambungkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II hingga Kawasan kompleks olahraga Jakabaring.

Adanya LRT tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Palembang.

Dari bandara hingga stasiun terakhir yang melalui 13 stasiun transit berjarak 24,5 km dengan waktu tempuh 62 menit.

Untuk saat ini baru 6 stasiun yang dioperasikan yakni Bandara, Bumi Sriwijaya, Pasar Cinde, Ampera, Jakabaring, dan teakhir DJKA.

Setiap hari ada 48 perjalanan PP, pertama dari Bandara 06.15 terakhir 20.45, semantara dari DJKA pertama 04.37 terakhir 19.09 WIB.

Moda transportasi cepat yang sekali angkut bisa menampung penumpang 400 lebih ini dibangun untuk mendukung mobilitas para atlet, official, dan stakeholder Asian Games.

Saat ini masih belum dikenakan tiket, dan untuk masyarakat umum dibatasi, karena prioritas demi suksesnya Asian Games.

Usai Asian Games mutlak untuk publik dengan tarif yang sangat murah, Rp 10 ribu untuk yang naik dari awal hingga ujung stasiun, adapun untuk yang berhenti di stasiun antara cukup membayar Rp 5 ribu.

“Sekarang masih gratis dan terbatas untuk masyarakat umum, prioritas untuk atlet, official, dan yang terlibat Asian Games. Nanti setelah Asian Games baru untuk masyarakat luas dengan biaya murah,” kata Petugas Stasiun DJKA Junaidi.

Masyarakat senang dan bangga, LRT menjadi solusi kemacetan sekaligus kemudahan untuk beraktifitas.

“Bangga punya LRT pertama karena tidak semua kota di Indonesia punya, nyaman dan tidak macet seperti dibawah. Terima kasih dan sukses Asian Games 2018,” ucap Anggi Sandra, salah satu mahasiswi warga Palembang yang gembira naik LRT. (sak)