10 Destinasi Solo Wajib Dikunjungi (1)
JALAN-JALAN PERISTIWA

10 Destinasi Solo Wajib Dikunjungi (1)

Solo kota dengan julukan paling lengkap dan banyak. Kota Bengawan, Kota The Spirit of Java, Kota Angkringan (Hik), Kota Batik, Kota Budaya, Kota Kuliner, Kota Kreatif, Kota Pusaka, Kota Seni, sampai Kota-nya Presiden Joko Widodo.

Kota Solo yang juga disebut Surakarta itu mirip Jogja. Sama-sama kota Budaya. Tradisi adiluhung juga beribu di sini. Alam atau naturenya juga bagus. Mana saja yang perlu dilihat? Inilah 10 destinasi yang ingin menikmati Solo.

1. Grojogan Sewu Tawangmangu
Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan tempat wisata alam paling terkenal. Di sisi barat Gunung Lawu, Grojogan Sewu adalah air terjun yang sangat indah dan menyimpan jutaan misteri. Lokasinya tidak jauh dari Solo, hanya 37 KM sebelah timur Solo, tepatnya di Kabupaten Karanganyar. Kalau diteruskan, naik lagi sampai Cemara Sewu, lokasi start pendakian Lawu, dan kalau dilanjutkan sampai ke Sarangan, Magetan.
Ada juga Air Terjun Jumog adalah alternatif tempat wisata alam yang terkenal di Solo,. Air Terjun Jumog tidak kalah indah dari air terjun Grojogan Sewu. Berjarak 40 KM dari Solo, Air Terjun Jumog menawarkan wisata alam dengan panorama indah dan harga murah.

2. Ngarsopura Solo
Ngarsopuro adalah kawasan pedestrian yang ditata artistik dan nyaman sebagai tempat nongkrong kawula muda. Terletak di Jln Diponegoro, tepat berada di selatan Pura Mangkunegaran. Menjelang sore hingga malam, suasana ramai akan terlihat di sana. menghabiskan waktu dan duduk-duduk di kursi yang tersedia di sepanjang jalan. Akan melihat kesan etnik yang kuat di tempat yang satu ini di mana lukisan-lukisan terpajang di sana, lampu jalan terpasang dalam sangkar burung, patung-patung loro blonyo, dan lainnya.

Di sini juga ada Ngarsopuro Night Market, pasar malam yang secara rutin diselenggarakan di hari Sabtu–Minggu pukul 19.00–21.00 WIB. Inilah tempat berdagang yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki KTP Solo. Produk yang dijual diantaranya kerajinan, batik, souvenir, hingga makanan kuliner khas Solo. Ada live performance juga seperti jazz, tarian, atau musik etnik dari para penggiat seni Solo.

3. Taman Balekambang
Lokasinya tidak harus ke luar kota Solo, Taman Balekambang ada di dekat Terminal Tirtonadi, juga dekat Stasiun Balapan dan Stadion Sepak Bola Manahan. Taman ini cukup bersejarah, tempat wisata yang sering digunakan untuk mengisi waktu liburan. Taman Balekambang lokasi persisnya di Jl Ahmad Yani. Memiliki luas 10 hektar. Taman Balekambang dibagi menjadi dua bagian, Taman Air Partini yang digunakan untuk permainan perahu, dan Hutan Partinah yang mempunyai koleksi berbagai jenis tanaman langka.

4. Keraton Surakarta
Keraton Surakarta, dari Slamet Riyadi lurus sampai ke pertigaan Gladak, masuk alun-alun utara, lewat sisi samping benteng keraton, dan ketemulah pintu utama istana berpagar putih dan motif ukiran biru putih sebagai ornamen selamat datang. Istana ini menjadi tempat wisata di Solo yang murah meriah.

Keraton Surakarta merupakan salah satu bangunan eksotis di zamannya. Salah satu arsitek istana ini adalah Pangeran Mangkubumi (kelak bergelar Sultan Hamengkubuwana I) yang juga menjadi arsitek utama Keraton Yogyakarta. Tdaklah mengherankan jika pola dasar tata ruang kedua keraton banyak memiliki persamaan. Keraton Surakarta tidaklah dibangun serentak pada 1744-1745, namun dibangun bertahap dengan mempertahankan pola dasar tata ruang yang tetap sama dengan awalnya. Pembangunan dan restorasi besar-besaran terakhir dilakukan Susuhunan Pakubuwana X 1893-1939. Sebagian besar keraton bernuansa warna putih dan biru dengan arsitektur gaya campuran Jawa-Eropa.

Tiketnya tidak mahal, wisatawan sudah dapat berkeliling menikmati koleksi benda kono di museum, dan juga berfoto dengan prajurit penjaga Keraton Surakarta. Ada pohon sawo kecik, yang artinya sarwo becik, serba baik. Ada kereta-kereta kencana yang dulu ditarik kuda dipamerkan di Keraton Surakarta.

5. Museum Batik Danar Hadi Solo
Danar Hadi adalah salah satu produsen batik terkenal di Solo. Di museum ini, Anda dapat menjumpai koleksi corak, motif, dan jenis kain batik dari seluruh nusantara. Koleksinya bahkan mencapai 10.000 helai kain batik. Oleh sebab itu, museum ini diakui MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai museum yang mempunyai koleksi kain batik terbanyak. Keren, jangan sampai kelewatan ke sini.

Sekalian ke objek museum, mampir juga ke Museum Radya Pustaka ini terletak dekat Taman Sriwedari, merupakan salah satu museum tua, bahkan yang tertua di Indonesia. Di museum ini, dapat mengetahui riwayat kota Solo di masa lampau. Bahkan, dapat menjumpai porselen yang merupakan hadiah Napoleon Bonaparte kepada Sri Susuhunan Paku Buwana IV. (sak-bersambung)

Comments are closed.