10 e-Warong Dibuka Serentak di Bandung
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

10 e-Warong Dibuka Serentak di Bandung

Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera atau KMIS yang dikembangkan Kemensos dengan Bank BNI dalam bentuk Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Elektronik Program Keluarga Harapan atau e-Warong KUBE PKH terus diperluas jangkauannya.

Kali ini, 10 e-Warong KUBE PKH dibuka di Kota Bandung sebagai awal untuk mendorong percepatan pembukaan e-Warong KUBE PKH lainnya di Provinsi Jawa Barat, dan melengkapi e-Warong KUBE PKH lainnya dari provinsi yang sama sebelumnya, yaitu di Kota Bogor.

Pembukaan e-Warong KUBE PKH di Bandung ini dilaksanakan di e-Warong KUBE PKH ‘Jadi Barokah’ yang dikelola Ibu Ngadini di Kelurahan Binong, Kecamatan Batu Nunggal, Kota Bandung, Jawa Barat. Hadir Mensos Khofifah Indar Parawansa, Walikota Bandung Ridwan Kamil dan Wakil Dirut BNI Suprajarto.

Peresmian di Batu Nunggal ini menandai dimulainya 9 e-Warong KUBE PKH lainnya di Bandung. Ke-9 e-Warong KUBE PKH lainnya ada di Kelurahan Ciseureuh, Kelurahan Sukapada, Kelurahan Cibadak, Keluarahan Cigondewah Kaler, Kelurahan Cisurupan, Kelurahan Pasir Wangi, Kelurahan Cibaduyut Kidul, Kelurahan Sukawarna dan Kelurahan Margahayu Utara.

Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, e-Warong KUBE PKH adalah ikhtiar pemerintah menyalurkan bantuan sosial dan subsidi secara non tunai. Pada tahap awal, baru 10 e-Warong KUBE PKH yang diresmikan untuk wilayah Bandung. Jumlah itu perlu ditambahkan karena kebutuhan e-Warong KUBE PKH di Bandung sebanyak 62 e-Warong KUBE PKH.

“Dengan e-Warong KUBE PKH ini tidak perlu khawatir sisa uang bantuan sosial akan habis karena tersimpan di tabungan yang disediakan BNI. e-Warong KUBE PKH juga akan menghilangkan ketergantungan warga Bandung terhadap rentenir,” ujarnya.

e-Warong KUBE PKH Jadi Barokah yang diresmikan operasionalnya di Bandung tersebut merupakan e-Warong KUBE PKH ke-18 yang dikembangkan BNI dengan dukungan penuh Kemensos. Sebelumnya di Malang, BNI telah membuka 6 e-Warong KUBE, 2 e-Warong KUBE PKH di Sidoarjo dan Surabaya, dan masing-masing 1 e-Warong KUBE PKH di Mojokerto, Solo, Boyolali, Semarang, Bogor, Kulon Progo dan Jogja.

BNI juga telah membuka 1 e-Warong KUBE PKH di Johar Baru, Jakarta yang menjadi lokasi peluncuran pertama e-Warong KUBE PKH bank-bank milik negara yang terhimpun dalam HIMBARA.

Sebagai bank yang mengembangkan jaringan Branchless Banking dalam program Laku Pandai, BNI menjadikan e-Warong KUBE PKH sebagai agen Laku Pandai BNI, yang dinamai Agen46. Sebagai Agen46, e-Warong KUBE PKH dapat membukakan rekening bagi para anggota Koperasinya, yang nantinya akan menampung dana Bantuan Sosial dan Subsidi.

Selain buku tabungan, anggota koperasi akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang nantinya akan digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi secara digital.

Pemilik KKS yang juga penerima manfaat Bantuan Sosial dan Subsidi dapat mencairkan bantuan dari pemerintah tersebut di seluruh jaringan e-Warong KUBE, seluruh outlet dan ATM BNI, maupun jaringan yang dimiliki oleh bank-bank milik negara, yaitu BRI, Mandiri, dan BTN.

e-Warong KUBE PKH juga beroperasi sesuai dengan konsep Rumah Pangan Kita yang dikembangkan BULOG. Dengan demikian, pada satu e-Warong KUBE, tertanam juga fungsi sebagai penjual barang-barang kebutuhan pokok (Rumah Pangan Kita)plus fungsi sebagai Branchless Banking(sebagai Agen46), sehingga menjadi sebuah perpaduan yang lengkap.

Suprajarto mengungkapkan, salah satu keunggulan utama KKS adalah adanya dua sistem yang tertanam di dalamnya, yaitu tertanam sistem Saving Account sekaligus sebagai e-Wallet. Dengan fungsi tersebut, penerima manfaat bantuan sosial dapat membelanjakan dana bantuan sosial atau subsidi untuk pembelian bahan kebutuhan pokok, atau menarik dana bantuan sosial secara tunai.

“Apabila ada sisa dana di dalam tabungan, akan kami berlakukan seperti tabungan lain di BNI, sehingga tetap mendapatkan bunga. Seluruh e-Warong KUBE PKH adalah Agen46 yang kami lengkapi dengan aplikasi minimarket yang terintegrasi, sehingga akan memudahkan proses penjualan dan pemesanan barang,” ujarnya. (sak)