Peringatan 20 Tahun Internet di ITB
PERISTIWA TEKNOLOGI

Peringatan 20 Tahun Internet di ITB

Sebagai lembaga yang turut berkontribusi mencetak calon generasi penerus bangsa, ITB terus berusaha mencapai tujuannya dalam bentuk membantu mahasiswanya mendapat informasi yang berguna dalam studinya.

Sejak 1996 ITB mulai memberikan fasilitas internet bagi mahasiswanya untuk menunjang studinya di kampus Ganeca ini.

Pada tahun 2016, ITB merayakan 20 tahun kehadiran internet di kampus ITB dalam acara bertajuk ’20th Anniversary Internet @ITB’, pekan lalu di Aula Timur ITB.

Acara dibuka dengan opening notes untuk ITB oleh Indonesia NREN (National Research and Education Network). Selain itu, pembicara dari PT Telkom Indonesia, yang diwakilkan Bilpen Nainggolan selaku manajer senior, hadir dengan membawakan materi mengenai Digital Strategy for Future Internet & REN.

Perayaan berbentuk konferensi ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai cara penggunaan .id untuk website-website yang ada di Indonesia.

Materi yang bertema ‘Top Level Domain .ID for Indonesia’ dibawakan Ketua Pengelola Nama Domain Indonesia (Pandi) 2015-2019, Andi Budimansyah. Selain itu, terdapat juga sesi paralel yang menyajikan berbagai workshop membahas teknologi jaringan seperti Indonesia Palapa Ring, SDN & NFV for Next Generation Network Operator, dan Software Defined Radio Technology.

Juga ada diskusi panel. Salah satunya bertema entrepreneurship, dengan harapan peserta, khususnya generasi muda, dapat memulai bisnis start up sejak dini. Diskusi panel mengundang berbagai sosok penting untuk mendukung Networking Workshop Indonesia NREN.

Ada Prof Dwilarso dari Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, Entrepreneur Class (Universitas Brawijaya), Shin Shirahata (Fullroute.net), Goi Hoe Chin PhD sebagai peneliti senior di Keio Research Institute (Shonan Fujisawa Campus), dan Rendy Maulana (QWords).

Acara kemudian diakhiri dengan diskusi panel penutup bertajuk Networking & Internet Web Technology for the Future. Diskusi mengundang beberapa pembicara dari Software-Defined Networking (SDN), Indonesia NREN, Software-Defined Radio (SDR), W3C, dan Mozilla. (sak)