Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode
  • Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga
  • Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih
  • Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa
  • Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
  • UNAIR Pertahankan Posisi Terbaik di Indonesia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
  • Tekan Konsumsi BBM, Surabaya Beralih ke Kendaraan Listrik dan Ajukan Dukungan untuk Armada Layanan Publik
  • Pemkot Surabaya Siapkan Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran Sejarah di Sekolah
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Kisah Kades Teladan jadi Tenaga Honorer

Kisah Kades Teladan jadi Tenaga Honorer

PERISTIWA redaksi19/06/2020 - 15:00 WIB

Pada Agustus 2015, Presiden Joko Widodo pernah memanggil seorang Kepala Desa (Kades) asal Bengkulu Selatan ke Istana Negara atas prestasinya mengembangkan mungkus dan beras Kedurang.

Adalah Urip Nugroho, Kades Kali Agung, Kecamatan Kedurang, Bengkulu Selatan yang berhasil menyandang sebagai Kades Teladan dan memiliki kesempatan berharga bertemu orang nomor satu di Republik ini.

Keberhasilan Urip memimpin desa Kali Agung sebagai salah satu desa terbaik selama periode 2014-2020, membuat warga memintanya untuk mencalonkan diri kembali dalam pemilihan Kades di tahun ini.

Namun siapa sangka, alih-alih melanjutkan jabatannya sebagai Kades, Urip malah memilih kembali menjadi guru honorer pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Manna, Bengkulu Selatan. Profesi sebagai guru madrasah honorer memang telah ditekuni Urip sejak lama sebelum dirinya terpilih menjadi Kades.

“Bukan gaji yang saya cari. Tetapi saya lebih menjiwai menjadi guru ketimbang menjadi Kades. Tetapi saya menghargai keputusan masyarakat yang sudah mempercayakan saya memimpin desa ini,” tutur sarjana pendidikan ini mengawali kisahnya saat menjabat sebagai Kades, Senin (15/06).

Hal tersebut dikemukakan Urip saat bertemu dengan Kakanwil Kemenag Bengkulu Bustasar yang tengah mengadakan Kunjungan Kerja ke daerah Bengkulu Selatan.

Mendengar penuturan Urip, Kakanwil mengaku kagum dengan pilihan alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Manna ini. Padahal, menurut Bustasar, bila melihat dari sisi penghasilan, jabatan Kades tentu lebih menjanjikan dibandingkan guru honorer yang hanya memperoleh gaji Rp 500-600 ribu per bulan.

“Ini bagian dari pengabdian, artinya komitmen Bapak Urip patut kita hargai. Sehingga memberikan semangat baru bagi guru-guru lain,” tukas Kakanwil yang didampingi Kepala MTs N 3 Manna Buyung Kalil.

Senada dengan Bustasar, Urip pun berharap pengalaman hidupnya dapat memotivasi rekan-rekan sesama pendidik untuk terus mengabdi kepada dunia pendidikan. Ia mengisahkan, saat dirinya menjabat sebagai Kades, dirinya pun tak bisa lepas dari dunia pendidikan.

“Meskipun sudah menjadi kades, saya juga masih aktif mengajar disini. Tetapi hanya tiga hari dalam seminggu,” ujar Urip yang mengampu bidang studi Agama sejak tahun 2012.

Semboyan Kemenag ikhlas beramal pun tak pernah hilang dari sanubarinya. “Dengan ikhlas beramal. Yakinlah Allah SWT akan membalas semua kebaikan dan kinerja kita selama ini,” tuturnya.

Kerjasama dengan madrasah pun kerap ia lakukan untuk mensukseskan program bagi masyarakat. Mulai dari program kesehatan, pendidikan, bimas, program siskamling, program penyuluhan hukum seperti penyuluhan bahaya narkoba, hingga pelayanan kesehatan gratis.

Kepada Kakanwil Bengkulu, sebagai guru, Urip pun mengungkapkan harapannya bagi madrasah. “Kami berharap Kemenag Provinsi Bengkulu untuk dapat meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana di madrasah, khususnya MTs N 3 Manna. Seperti sarana jaringan internet, fasilitas perpustakaan serta sarana penunjang lainnya,” ujar Urip.

“Ini semua untuk kepentingan kita bersama, kepentingan masyarakat serta kepentingan generasi penerus kita,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Bustasar pun menyampaikan bahwa Kemenag berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas madrasah. Kakanwil pun berpesan agar seluruh pendidik di madrasah dapat melakukan peran terbaiknya dalam melayani masyarakat. “Terpenting layani masyarakat dengan 5S senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Karena 5 S adalah budaya yang harus kita kembangkan,” pesan Kakanwil. (ist)

Kades Teladan Urip Nugroho
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

26/06/2026 - 12:06 WIB

UNAIR Pertahankan Posisi Terbaik di Indonesia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

25/06/2026 - 18:37 WIB

Comments are closed.

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan

26/06/2026 - 12:06 WIB

UNAIR Pertahankan Posisi Terbaik di Indonesia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

25/06/2026 - 18:37 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.