Bangun Rusun Nelayan di Natuna
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Bangun Rusun Nelayan di Natuna

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana melakukan peletakan batu pertama dan membangun rumah susun bagi para nelayan Pantura di Natuna sebagai bentuk realisasi pembangunan di 15 lokasi di pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat menggelar konferensi pers usai acara halal bi halal di Gedung Mina Bahari III, Jakarta, Senin (18/7) lalu. “Hari Jumat besok saya ke Natuna untuk menyiapkan rumah-rumah andon untuk nelayan dari Pantura yang akan menangkap ikan disana. Kemudian juga persiapan peletakan batu pertama,” ujar Menteri Susi.

Terkait rumah bagi nelayan Pantura tersebut, Menteri Susi mengungkapkan bahwa hal ini merupakan bagian dari rencana pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk membangun kampung nelayan.

Sementara pihak KKP akan membuka fasilitas cold chain dan fasilitas detensi untuk para tahanan dari kapal pelaku illegal fishing di Natuna.

“Kemudian fasilitas cold chain disana, perusahaan yang akan beli ikan persiapan investasi di sana. Kemudian akan ada fasilitas detensi untuk tahanan kapal illegal. Karena disana belum ada tempat untuk tahanan dari kapal-kapal pelaku illegal fishing sebelum masa pengadilan,” ujar Menteri Susi.

Terkait rencana penenggelaman kapal sesudah Idulfitri, Menteri Susi menyatakan bahwa pihaknya masih merencanakan lebih lanjut mengenai lokasi dan tanggal pasti penenggelaman kapal.

Sesuai dengan rencana perayaan hari kemerdekaan yang akan digelar di pulau-pulau kecil Indonesia, Menteri Susi berharap penenggelaman kapal di Natuna dapat dilakukan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2016 nanti. (sak)