Bank Mandiri Bikin Inkubator Bisnis
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Bank Mandiri Bikin Inkubator Bisnis

Bank Mandiri berkomitmen menciptakan bibit-bibit wirausaha muda Indonesia yang tangguh dan profesional melalui program pembinaan berkelanjutan. Bank Mandiri menghadirkan Mandiri Inkubator Bisnis (MIB) sebagai wadah mengembangkan potensi pengusaha muda dengan pengembangan bisnis secara komprehensif, khususnya terkait inovasi teknologi untuk memfasilitasi layanan keuangan (fintech).

Peresmian MIB dilakukan Menteri BUMN Rini M Sumarno dan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, akhir Juni lalu. Tercatat 44 startup yang merupakan finalis Wirausaha Muda Mandiri (WMM) bidang digital, finalis Mandiri Hackathon dan anggota HIPMI Perguruan Tinggi ikut serta dalam kegiatan MIB ini.

“Pertumbuhan startup Indonesia, di bidang fintech misalnya, merupakan yang kedua terbesar di ASEAN setelah Singapura. Hal ini mendorong optimisme bahwa ke depan, startup Indonesia dapat tumbuh lebih pesat lagi dan dapat merangsang kreativitas generasi muda menciptakan produk dan jasa yang out of the box, sehingga dapat menggerakkan roda ekonomi lebih cepat lagi,” ungkap Kartika.

Menurut Kartika, seluruh peserta akan memperoleh pembekalan berupa kurikulum Mandiri Digital Incubator selama enam bulan yang akan membantu pelaku usaha perintis (startup) dalam menggali potensi dari bisnis fintech dan digital banking.

Pada kurikulum ini, peserta mendapatkan teori dan aplikasi terkait pemahaman dan kemampuan teknis mengelola bisnis, kedisiplinan mengeksekusi rencana bisnis serta kemampuan menganalisa strategi dan peluang pengembangan bisnis.

Dalam pelaksanaan pembekalan, jelas Kartika, Bank Mandiri bersinergi dengan anak perusahaan Mandiri Capital Indonesia, konsultan pengembangan startup digital Indigo Telkom Indonesia dan konsultan pengembangan bisnis ActionCoach.

“Dalam kegiatan ini, kami ingin melibatkan Mandiri Capital Indonesia dari sejak awal sehingga MCI dapat terus memberikan pendamping dan dukungan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Pada akhir masa inkubator, tambah Kartika, seluruh peserta diwajibkan mempresentasikan rencana pengembangan bisnis kepada calon investor (venture capital). “Harapannya, pasca inkubasi peserta memiliki visi dan orientasi bisnis yang lebih spesifik, sehingga dapat segera memperoleh pembiayaan dari venture capital untuk diimplementasikan di masyarakat,” katanya. (sak)