Batas Waktu Perekaman Data e-KTP Diundur
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Batas Waktu Perekaman Data e-KTP Diundur

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunda batas waktu perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dari semula akhir September 2016 ini menjadi pertengahan 2017 mendatang.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, pengunduran batas waktu perekaman data itu dilakukan karena masih banyak warga yang belum melakukan perekaman data KTP Elektronik.

“Kementerian Dalam Negeri mencatat jumlah warga yang belum melakukan perekaman data e-KTP sampai saat ini masih sekitar 22 juta orang yang tersebar di berbagai daerah,” kata Tjahjo awal pekan lalu di Semarang.

Dengan pengunduran batas waktu perekaman data, Mendagri berharap masyarakat yang belum melakukannya segera memanfaatkannya.

Mengenai ketersediaan blangko e-KTP yang menjadi kendala di sejumlah daerah, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan stok blangko e-KTP di pusat sebenarnya sangat mencukupi.

Karena itu, dia meminta bagi daerah, baik kabupaten/kota yang ketersediaan blanko e-KTP sudah menipis atau habis untuk mengambil di pusat dengan prosedur yang sudah ditentukan.

“Tentunya permintaan blangko harus disesuaikan dengan jumlah warga yang rekam e-KTP, bukan kebutuhan warga secara keseluruhan,” kata Tjahjo seraya menambahkan, sesunguhnya banyak blangko e-KTP yang menumpuk di sejumlah daerah tertentu karena jumlahnya melebihi warga yang sudah melakukan perekaman data e-KTP. (sak)