Bidikmisi Naikkan Prestasi Perguruan Tinggi
KOMUNITAS PERISTIWA

Bidikmisi Naikkan Prestasi Perguruan Tinggi

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir bertemu dengan sekitar 2.000 orang penerima beasiswa Bidikmisi di Sumatera Barat, dari Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Andalas (Unand) dan beberapa Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Nasir berkesempatan memberikan beasiswa simbolis kepada 12 orang mahasiswa baru penerima Bidikmisi dan memberikan apresiasi untuk 4 mahasiswa bidikmisi berprestasi.

Menurut Rektor UNP, program bidikmisi ini merupakan program luar biasa dalam memberikan akses kepada anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi supaya dapat kuliah dan berprestasi.

“Apalagi anak-anak bidikmisi ini banyak yang cerdas-cerdas. Lomba-lomba kemahasiswaan yang ada, mereka dapat tunjukkan prestasinya dalam lomba tersebut. Amat luar biasa,” ucap Rektor UNP Ganefri.

Intan Ahmad Dirjen Belmawa dalam laporannya juga menjelaskan fakta baru menunjukkan pemberian beasiswa Bidikmisi telah memberikan dampak ikutan selain bagi mahasiswa itu sendiri, yaitu meningkatnya prestasi dan iklim akademik di suatu perguruan tinggi.

Dengan adanya mahasiswa Bidikmisi, maka kualitas perguruan tinggi juga meningkat. Ini terjadi karena mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi memiliki prestasi yang dapat dibanggakan. IPK mereka rata-rata di atas 3, sehingga mampu meningkatkan prestasi atau kualitas perguruan tinggi.

“Hal ini diperkuat dengan data tahun 2015 menunjukkan bahwa lebih dari 51 persen mahasiswa Bidikmisi memperoleh IPK antara 3,0-3,5, dan lebih dari 28 persen memperoleh IPK > 3.5, serta 0.7 persen mempunyai IPK 4,0. Ini adalah suatu prestasi yang amat membanggakan,” tegasnya.

Menurut Menristekdikti Mohamad Nasir beasiswa Bidikmisi mampu membuat mahasiswa berhasil mencapai impiannya dengan perjuangan, dan berhasil meraih cita-citanya dimasa depan.

“Tingkatkan lagi prestasi kalian, karena ketika lulus, tawaran dari luar negeri untuk melanjutkan kuliah terbuka lebar, mereka yang minta, bukan kita. Kalian pasti bisa, kalian pasti mampu, Negara hadir untuk Anda semua,” ujar Nasir dengan semangat.

Nasir juga menjelaskan bahwa pada 2016 ini, kuota beasiswa bidikmisi ditingkatkan dari 60.000 menjadi 75.000, sedangkan biaya hidup, Nasir kedepan akan bekerjasama dengan Mendagri melalui Pemerintah Daerah akan membantu meningkatkan biaya hidup anak-anak Bidikmisi. (sak)