BJ Habibie: ‘Dukung Pindad Semakin Maju’
PEMERINTAHAN PERISTIWA

BJ Habibie: ‘Dukung Pindad Semakin Maju’

PT Pindad memperoleh kehormatan bersilaturahmi dan halal bihalal secara langsung dengan Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie di kediamannya Jl Sersan Bajuri No 48 Bandung.
Direktur Utama, Silmy Karim dengan seluruh Direksi menghadiri undangan Habibie yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Pindad periode 1983–1998.

Habibie mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan terhormat, masa depan bangsa ini ada ditangan anak cucu, estafet dari pendahulu kepada anak cucu harus berjalan, tidak boleh ada gap.

Habibie mengatakan pentingnya pemerataan, lapangan pekerjaan serta kesempatan yang lebih besar kepada anak negeri untuk membuktikan kemampuannya.

“Anda punya pendidikan tinggi dan kebudayaan tetapi jika tidak ada lapangan pekerjaan akan luntur. Pemerataan pendapatan dan pekerjaan akan ada jika ada lapangan kerja,” tutur Habibie.

“Bung Karno mendoktrin nasionalisme tinggi agar bangsa ini menguasai Iptek. Kita dukung agar Pindad semakin maju menjadi perusahaan besar yang pendapatannya itu dari pembangunan ekonomi,” lanjut Habibie.

Kepada Habibie, Silmy menyampaikan perkembangan Pindad sampai saat ini. “Kita baru me-launching empat senjata baru di Kemhan, Panser Amfibi sedang disiapkan, kita juga mengembangkan medium tank yang beratnya ringan tapi memiliki daya hancur yang besar, produksi alat berat excavator akan segera dimulai dan akan diikuti produk variannya,” tutur Silmy.

Habibie menyampaikan bahwa kunci dalam industri yaitu QCD. Q itu Quality, segala sesuatunya harus dibuat berkualitas tinggi dan konsisten.

C itu Cost, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis. D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu, jelas Habibie.

Industri-industri strategis yang dirintis Habibie yaitu PTDI, PT Pindad dan PT PAL telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri nasional seperti pesawat terbang, helikopter, senjata.

Juga kemampuan pelatihan dan jasa pemeliharaan (maintenance service) untuk mesin-mesin pesawat, amunisi, kapal, tank, panser, senapan kaliber, water canon, kendaraan RPP-M, kendaraan combat dan masih banyak lagi baik untuk keperluan sipil maupun militer. Habibie menyatakan kesediannya suatu waktu datang secara langsung mengunjungi dan melihat berbagai perkembangan Pindad. (sak)