#BlueRoom Twitter Pertama di Asia Tenggara
KOMUNITAS PERISTIWA

#BlueRoom Twitter Pertama di Asia Tenggara

Twitter Indonesia mengadakan peluncuran ruang khusus para konten kreator Twitter, yaitu #BlueRoom. #Blu Room yang berlokasi di Qubicle Center, Jl Senopati Jakarta ini merupakan yang pertama diluncurkan Twitter di Asia Tenggara.

“Tentunya kita bangga sekali, karean Blue Room pertama di Asia Tenggara dihadirkan di Indonesia. Indonesia dipilih karena merupaka salah satu negara pengakses sosial media terbesar di dunia, yang juga penuh dengan para konten kreator,” ujar Country Business Head Twitter Indonesia Roy Simangunsong, Kamis (4/8) kepada media di Jakarta.

Melalui #BlueRoom ini, para konten kreator yang biasa eksis di Twitter bisa memanfaatkannya sebagai tempat untuk menggelar event-event seru mereka. Tentunya juga secara ekslusif akan dibagikan secara live melalui platform Twitter.

Semua konten kreator bisa berkesempatan menggunakan fasilitas khusus dari Twitter ini. Tujuan dari BlueRoom juga untuk meningkatkan kualitas konten dari para kreator, sekaligus mengajak orang untuk membagikan insiprasi melalui media Twitter.

Twitter sendiri sudah memiliki beberapa aplikasi yang berkaitan dengan platfrom broadcast video seperti Vine dan juga Periscope.

Para konten kreator Twitter dapat memanfaatkan fasilitas BlueRoom ini secara gratis. Konten yang dibuat bisa berbagai macam mulai dari event kuliner, olahraga, musik, fashion dan sebagainya.

Tidak menutup kemungkinan Twitter kedepannya akan menghadirkan Blueroom di sejumlah kota lain. “Tergantung animonya saja, nanti kita lihat,” tutur Roy.

Menurut Roy sejauh ini pihaknya masih akan mengawasi perkembangan Blueroom yang berada di Senopati. Kebetulan ruang ini bertempat di salah satu kantor official platform online Qubicle, yang menjadi partner mereka. “Kita nggak tahu kerjasama ini bakal sampai kapan, nanti kita lihat dulu perkembangannya bakal sampai mana,” paparnya.

Vice President of Media for Asia Pacific & Middle East Twitter Rishi Jaitly mengatakan, dengan jumlah akses video yang tinggi di Indonesia, mendorong Twitter untuk mencoba mengintegrasikan #BlueRoom dengan fitur akses live streaming dan Periscope yang ada sebagai daya tarik utama interaksi antar kreator konten.

“Indonesia memiliki 86 persen pengguna pengakses video melalui Twitter, dua dari satu mentwit video setiap hari, dan 60 persen pengguna mentwit melalui ponsel,” paparnya. (sak)