Bona, Cara Unik Mengenalkan ASEAN
KOMUNITAS PERISTIWA

Bona, Cara Unik Mengenalkan ASEAN

Pengenalan terhadap ASEAN Community atau komunitas ASEAN perlu dilakukan kepada masyarakat dengan berbagai latar belakang profesi ataupun usia, termasuk kepada anak-anak.

Namun, sosialisasi secara formal melalui sekolah belum cukup untuk membangun kesadaran mengenai ASEAN pada anak usia sekolah dasar.

Salah satu produk yang dapat digunakan sebagai media alternatif adalah ASEAN Doll, boneka khas ASEAN buatan mahasiswa UGM. Namanya Bona alias Boneka ASEAN.

“Salah satu elemen masyarakat yang penting untuk menghadapi komunitas ASEAN adalah anak-anak. Karena itu, merupakan langkah yang baik jika sosialisasi komunitas ASEAN di Indonesia dimulai dari jenjang pertama, yakni jenjang pendidikan sekolah dasar,” ujar Ridwan, mahasiswa Fakultas Peternakan UGM.

Bersama empat temannya, Mulia Ela Syifaurrahmah dan Rifki Maulana Iqbal Taufik (FISIP) dan Aditia Kusuma (Teknik), serta Wahyu Galih Yudha Purnama (Pertanian), dia membuat Bona melalui Program Kreativitas Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan (PKM-K).

“Kami melihat sebuah peluang usaha yang menarik dan inovatif dalam menciptakan produk media sosialisasi yang bukan hanya menjadi sebuah solusi inovatif bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi, tetapi juga media efektif mengoptimalkan kemampuan otak anak. Solusi inovatif ini kami tuangkan dalam produk Boneka ASEAN alias Bona,” jelasnya melalui Humas UGM.

Sebagai inovasi media sosialisasi mengenai komunitas ASEAN, produk ini mengangkat ragam budaya khas negara ASEAN. Desainnya mengambil keunikan khas negara ASEAN serta bentuknya yang menarik menjadi nilai tambah produk ini.

“Bona didesain menggunakan pakaian motif atau gambar budaya khas negara ASEAN, misalnya motif batik dari Indonesia, baju adat tarian Khon dari Thailand, motif gajah sebagai icon Thailand dan lain-lain,” ujar Ridwan.

Tidak hanya menarik, fungsi edukatif tetap menjadi perhatian utama dari produk ini dengan dimuatnya penjelasan mengenai negara-negara ASEAN. Ia berharap boneka ini dapat menjadi media sosialisasi yang edukatif, kreatif, inovatif, dan atraktif.

Edukatif dalam hal ini berarti menghadirkan berbagai ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan komunitas ASEAN, kreatif karena Bona didesain sebagai boneka yang memiliki tampilan menarik dan tidak kaku, serta inovatif dan atraktif karena boneka ini memiliki nilai tambah berupa unsur teknologi yang mampu menjadi media pembelajaran dengan melibatkan lebih banyak indra anak dalam proses pembelajaranya.

“Harapannya sosialisasi komunitas ASEAN di Indonesia benar-benar mampu menumbuhkan kesadaran anak- anak mengenai komunitas ASEAN,” imbuhnya. (sak)

Comments are closed.