Bongkar Ikan Harus di TPI Resmi
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Bongkar Ikan Harus di TPI Resmi

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa pihaknya berencana meletakkan alat Vessel Monitoring System (VMS) di semua kapal ikan berbagai ukuran, termasuk kapal-kapal kecil.

Hal ini disampaikannya dalam South-East Asia and Pacific Regional Fisheries Summit dihadapan para perwakilan negara Asia Pasifik dan stakeholders kelautan dan perikanan yang bertempat di Grand Ballroom Hotel Shangri-La, Kamis (28/7) lalu.

“VMS untuk semua kapal. Kapal kecil juga harus pakai. Semua ikan harus didaratkan ke pasar ikan,” tegas Menteri Susi.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Susi mengungkapkan keseriusan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam upaya penertiban bongkar muat kapal penangkap ikan. Dirinya menegaskan, kegiatan bongkar muat semua kapal penangkap ikan harus dilakukan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) resmi.

“Kita akan atur. Nanti ada TPI, pemilik kapal harus di situ. Ikan dibongkar dan ditimbang di situ. Jadi semuanya tercatat,” ujar Menteri Susi.

Terkait target penertiban semua kapal penangkap ikan untuk bongkar muat di TPI resmi, Menteri Susi menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih dalam proses membangun TPI resmi di seluruh wilayah strategis Indonesia, termasuk Muara Baru.

“Targetnya segera setelah pasar jadi. Semua tempat akan kita bangun, Muara Baru juga,” ungkapnya. (sak)