Cara Capai Swasembada Jagung
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Cara Capai Swasembada Jagung

Salah satu Target pemerintah di bidang pangan seperti disampaikan Presiden Joko Widodo yakni swasembada jagung. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kemtan) telah mencanangkan pengembangan lahan seluas sejuta hektare (ha) pada 2017 mendatang guna mempercepat swasembada jagung.

Adapun cara yang akan dilakukan, yakni memberikan fasilitas kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di masing-masing wilayah. Bantuan berupa perbaikan irigasi, benih dan bibit, mesin pertanian, dan lainnya guna mendukung percepatan produksi.

“Kami telah melakukan penelitian dan menghasilkan varietas jagung hibrida yang baik yaitu Prolific, jagung yang mempunyai tongkol dua. Kita akan memperbanyak benih sumber dan benih sebar untuk varietas jagung prolific ini guna mendukung program pemerintah,” kata Kepala Puslitbang Tanaman Pangan Kementan Ali Jamil di Jakarta, Jumat (30/9).

Menurut Ali, sebenarnya banyak varietas yang sudah dihasilkan pihaknya Litbang untuk komoditas jagung. Di antaranya varietas Bima 19 dan 20 dan sudah banyak diadosi oleh masyarakat namun masih satu tongkol.

Jagung prolific mempunyai provitas hampir 13 ton/hektar, dan tahun 2017 akan dilepas galur baru tersebut kepada masyarakat. Bila pengembangannya berjalan cepat, dapat menutupi kekurangan produksi nasional.

“Peran penangkar dan produsen benih sangat dibutuhkan untuk membantu desiminasi percepatan, ditambah peran BPTP seluruh Indonesia diharapkan juga lebih dapat mempercepat melalui UPBS untuk perbanyakan benih sebar,” tegas dia.

Ali menambahkan saat ini pemerintah juga sedang melakukan pengembangan komoditas strategis di wilayah perbatasan. Adapun jagung prolific ini sangat adaptif dan bisa dikembangkan di wilayah perbatasan tersebut.

Jagung prolific sangat mudah dikembangkan selagi ditanam di lahan kering. Artinya kalau hanya iklim sepanjang ada air dan matahari, mudah sekali dikembangkan berbeda dengan tanaman padi yang varietasnya harus disesuaikan dengan lahannya. Jagung hibrida prolific dapat digunakan untuk pangan juga untuk pakan ternak bahkan sangat cocok untuk membuat beras jagung. (sak)