Cek Kesehatan Gratis di 15 Kota
KESEHATAN PERISTIWA

Cek Kesehatan Gratis di 15 Kota

Dalam rangka memeringati Hari Jantung Sedunia, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis di 15 kota besar. YJI menggandeng Omron Healthcare Indonesia sebagai official partner untuk pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan serempak 25 September 2016.

Acara yang akan dipusatkan di Plaza Selatan Gelora Bung Karno dan juga 14 kota lainnya di Indonesia ini juga akan memecahkan rekor MURI pemeriksaan kesehatan gratis dengan peserta terbanyak se-Indonesia. Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Syahlina Zuhal, mengatakan, pemeriksaan tekanan darah dan gula secara rutin, diharapkan dapat mengingatkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami harap masyarakat tetap waspada akan ancaman penyakit kardiovaskular yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan juga usia,” kata Syahlina dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (14/9) lalu.

Presiden Direktur PT Omron Healthcare Indonesia, Kazuhide Kondo menerangkan kemitraan Omron Healthcare Indonesia dengan Yayasan Jantung Indonesia sudah berlangsung lama. Kerjasama ini merupakan upaya untuk mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang sehat.

“Dengan tingginya risiko penyakit kardiovaskular di Indonesia, bersama-sama dengan YJI, kami membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memeriksa tekanan darah secara rutin,” ujarnya.

Dirinya mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin, mengadopsi gaya hidup sehat, dan menjaga tekanan darah di level normal.

Menurutnya, beberapa kegiatan rutin Omron Healthcare Indonesia bersama YJI antara lain pemeriksaan kesehatan (tekanan darah) keliling, workshop dan seminar, serta pemeriksaan tekanan darah di area perkantoran.

Rangkaian kegiatan yang akan diadakan Yayasan Jantung Indonesia tidak hanya berhenti pada peringatan World Heart Day 25 September 2016. Yayasan Jantung Indonesia juga akan merayakan ulang tahunnya pada November 2016, dan akan diadakan blog competition untuk makin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

Hari Jantung Sedunia dicanangkan WHF (World Heart Federation) pada 2000 untuk memberikan informasi kepada masyarakat di seluruh dunia bahwa penyakit kardiovaskuler (jantung dan stroke) adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, dan memakan korban sebanyak 17,3 juta orang setiap tahunnya.

WHF dan anggota-anggotanya secara serempak menyebarluaskan berita bahwa paling tidak 80 persen dari kematian dini akibat penyakit kardiovaskuler sebenarnya dapat dicegah bilamana empat faktor risiko utamanya yakni merokok, mengonsumsi makanan tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan konsumsi berlebihan minuman beralkohol dapat dikendalikan. (sak)