Dibuka Lagi Pelunasan Haji Khusus
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Dibuka Lagi Pelunasan Haji Khusus

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) membuka kembali pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus untuk memaksimalkan pemanfaatan sisa kuota pelunasan tahap kedua. Proses pelunasan berlangsung tiga hari, 19–22 Juli 2016.

Kasubdit Pendaftaran Haji Ditjen PHU, Nur Aliya Fitra mengatakan pelunasan jamaah haji khusus tahap kedua telah ditutup 17 Juni 2016 lalu dengan menyisakan kuota sebanyak 439 orang. Sisa kuota ini diisi jemaah haji khusus dalam status cadangan yang telah melunasi tahap 1 dan jumlahnya juga 439 orang.

Namun, berdasarkan laporan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), sampai Rabu (13/7) terdapat sekitar 570-an jamaah yang menunda atau membatalkan keberangkatannya. Padahal mereka sudah melakukan pelunasan biaya haji pada tahap 1 dan 2.

“Karena jumlah cadangan tidak lagi mencukupi untuk menutupi sisa kuota setelah pelunasan tahap 2, maka pelunasan haji khusus akan dibuka kembali untuk mengisi sisa kuota tersebut,” jelasnya melalui rilis Kemenag.

Menurutnya, kesempatan pelunasan diberikan pada jamaah yang mengalami kegagalan sistem pelunasan pada tahap sebelumnya, jamaah lansia minimal 75 tahun dan pendampingnya, penggabungan mahram, serta jemaah haji nomor urut berikutnya yang siap berangkat dan telah diusulkan PIHK tempat jamaah mendaftar.

Ia memastikan bahwa pihaknya akan terus memonitor pengisian sisa kuota, bahkan sampai masa pemberangkatan jamaah. Apabila hingga masa pemberangkatan jamaah berlangsung, masih terdapat jamaah yang membatalkan, menunda, akan terus diupayakan diisi.

“Dengan mengganti jamaah tersebut baik jamaah cadangan lunas maupun pembukaan kembali pelunasan sesuai sisa kuota yang ada. Tentu semua harus sesuai regulasi,” tandasnya. (sak)