Dibuka Sentra Layanan BRI Prioritas
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Dibuka Sentra Layanan BRI Prioritas

Bank BRI melalui Kantor Wilayah Jakarta 2 meluncurkan Sentra Layanan BRI Prioritas (SLP) Jakarta Gatot Subroto. Peluncura SLP untuk menjawab tantangan dalam memberikan layanan prioritas yang mudah dijangkau, premium dan mampu memberikan layanan personal memuaskan.

Sebelum menjadi SLP, Kantor Cabang Bank BRI Gatot Subroto telah memiliki Priority Lounge. Inilah yang kemudian di-upgrade menjadi SLP. Saat ini tercatat lebih dari 1.100 orang nasabah prioritas BRI yang berada di bawah kelolaan Kantor Cabang Bank BRI Gatot Subroto, dengan dana lebih dari Rp 1,5 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bank BRI, Hari Siaga Amijarso memaparkan bagi Bank BRI, sangat penting melakukan pembukaan SLP di daerah Gatot Subroto. Tidak hanya meningkatkan layanan premium, namun lebih jauh juga berpotensi meningkatkan portfolio simpanan dengan segmen premium.

Saat ini Bank BRI telah memiliki 120 outlet priority banking, yang terdiri dari 22 Sentra Layanan BRI Prioritas, dan 98 priority lounge yang tersebar di seluruh Indonesia. Khusus untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Dengan pembukaan SLP Jakarta Gatot Subroto ini, berarti sudah ada 34 outlet Priority Banking yang terdiri dari 9 Sentra Layanan BRI Prioritas dan 25 Priority Lounge,” ungkap Hari saat peluncuran SLP Jakarta Gatot Subroto, Rabu (7/9) lalu.

Kesembilan Sentra Layanan BRI Prioritas tersebut adalah SLP Jakarta Sudirman, SLP Jakarta Kelapa Gading, SLP Jakarta Cut Meutia, SLP Jakarta Pluit, SLP Rawamangun, SLP BSD, SLP Bintaro, SLP Jakarta Kemang, dan SLP Jakarta Gatot Subroto.

Target BRI hingga akhir 2016 adalah mendirikan delapan kantor SLP yang tersebar di beberapa kota besar, yakni Jabodetabek (Bintaro, Bekasi, dan Gatot Subroto), Palembang, Lampung, Solo, Bandung, dan Manado. Hingga saat ini, BRI telah melakukan pembukaan empat SLP, yakni SLP Bintaro, SLP Palembang, SLP Lampung, dan SLP Solo.

Secara nasional, per Juni 2016, total nasabah prioritas Bank BRI mencapai 35.000 orang dengan dana kelolaan lebih dari Rp 54 triliun. Sementara target pengelolaan dana dan peningkatan jumlah nasabah dari sektor premium ini hingga akhir 2016 adalah Rp 75 triliun dengan nasabah lebih dari 50.000 orang.

Tidak hanya itu, SLP Jakarta Gatot Subroto mentargetkan peningkatan jumlah nasabah prioritas menjadi 1.800 orang nasabah dengan dana kelolaan lebih dari Rp 2,1 triliun di akhir 2016.

Menurut Hari Siaga, setiap nasabah BRI Prioritas akan memperoleh Kartu BRI Prioritas sebagai kartu identitas nasabah BRI Prioritas, yang dapat berfungsi sebagai kartu ATM dan sekaligus sebagai kartu debit yang tergabung dalam jaringan Internasional Premium Debit MasterCard.

”Setiap pemegang kartu BRI Prioritas dapat menikmati penawaran program MasterCard Internasional dan tawaran program kelas dunia menarik lainnya sebagai pribadi terpilih yang diperlakukan secara personal dan istimewa,” ujar Hari. (sak)