Dirut Baru Akan Branding New KBS
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Dirut Baru Akan Branding New KBS

Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) termotivasi mem-branding KBS sebagai tempat konservasi, edukasi dan juga rekreasi yang nyaman untuk dikunjungi warga seperti masa kejayaannya beberapa dekade silam.

Branding baru image KBS itulah yang menjadi salah satu prioritas manajemen baru PDTS KBS. Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Utama (Dirut) PDTS KBS terpilih, Khoirul Anwar seusai menerima SK pengangkatan dari Walikota Surabaya, di ruang kerja walikota, Senin (24/10).

Selain Walikota Surabaya Tri Rismaharini, ikut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, Asisten II Sekkota M Taswin, Kepala Dinas Pertanian Surabaya Joestamadji dan Kabag Perekonomian Surabaya, Chalid Buchori. Juga Plt Dirut PDTS KBS sebelumnya, Achsta Nita Boestani Tajudin.

“Kami akan membranding image untuk manajemen, PR (kehumasan) dan marketing di KBS. Itu salah satu prioritas yang akan kami lakukan. Harapannya, agar keramahan KBS kembali seperti masa kejayaan dulu. Paling tidak orang akan mengingat bahwa KBS tempat rekreasi yang nyaman dan aman,” ujar Khoirul Anwar.

Disampaikan Khoirul, di masa-masa awal menjabat Dirut PDTS KBS, dirinya akan lebih sering melakukan konsolidasi untuk mengidentifikasi apa saja masalah urgen yang dihadapi KBS serta apa yang harus dilakukan ke depannya.

“Saya akan konsolidasi segera. Kami pelajari dulu seluruh aturan hukum dan seluruh permasalahan yang ada di KBS. Lalu kami petakan apa yang harus dilakukan sistematika nya,” sambung mantan Dirut PDAM Kabupaten Pasuruan ini.

Kabag Perekonomian Kota Surabaya, Chalid Buchori menegaskan, sejak diserahkannya SK maka Khoirul Anwar resmi menjadi Dirut PDTS KBS. Dia mengharapkan, Dirut PDTS KBS bisa menjalankan amanah sebaik mungkin seperti yang disampaikan Walikota ketika memberikan SK pengangkatan.

“Sudah bekerja mulai besok. Besok pagi sudah masuk kantor untuk konsolidasi. Bu Wali juga sudah menyampaikan pesan ke Pak Dirut bahwa ini adalah amanah warga Surabaya sehingga harus dikelola dengan baik,” ujar Chalid.

Menurut Chalid, ada beberapa hal di KBS yang harus menjadi concern bagi Dirut PDTS KBS yang baru. Beberapa hal yang menurutnya memerlukan pemikiran lebih lanjut diantaranya tentang bagaimana landscape KBS ke depan dan strategi penataan animal wellfare.

“Juga bagaimana agar teman-teman yang bekerja di KBS bisa bekerja dengan nyaman. Nah, apa-apa yang ditargetkan akan kami pantau agar jangan sampai terlewati,” ujar Chalid..

Sehingga, hasil nyata dari perubahan di KBS bisa diketahui publik semisal orang bisa rekreasi di KBS dengan nyaman, satwanya nyaman. Serta KBS untuk pendidikan, konservasi dan penelitian.

Tri Rismaharini saat menyerahkan SK pengangkatan Dirut PDTS KBS mengingatkan kembali tentang fungsi Kebun Binatang Surabaya. Bahwa, kebun binatang legendaris ini tidak hanya berfungsi sebagai orientasi bisnis. Tetapi juga untuk orientasi edukasi dan rekreasi bagi warga Surabaya.

“Saya nitip amanah warga Surabaya. KBS ini punya banyak fungsi. Salah satunya, dengan adanya KBS ini, anak-anak masih bisa melihat beberapa satwa yang di tidak lagi mudah mereka temui,” pesan walikota. (yul)