Djarum Foundation Seleksi Penerima Beasiswa
KOMUNITAS PERISTIWA

Djarum Foundation Seleksi Penerima Beasiswa

Sembilan ratus lebih mahasiswa mengikuti rangkaian tes untuk lolos menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus 2016/2017. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 27-29 Juli 2016 di JX International Convention Exhibition dan Gedung Wanita, Surabaya.

Program Associate Bakti Pendidikan Djarum Foundation Laksmi Lestari menjelaskan, tes seleksi di Surabaya merupakan kota ke-18 dari berbagai kota dimana seleksi Djarum Beasiswa Plus 2016/2017 dilakukan.

Dari sekitar 18.000 pendaftar di seluruh Indonesia, kami mengundang lebih dari 8.000 peserta untuk mengikuti tes seleksi di berbagai tempat, diantaranya adalah 983 peserta di Surabaya.

“Dalam tes seleksi ini kami berlakukan sistem gugur. Artinya, hasil tes hari pertama berupa tes tertulis menjadi dasar ke tahap berikutnya yakni grup tes dan wawancara individu,” ujarnya dalam rilisnya kepada media.

Dalam menjalankan misi membantu mengembangkan bangsa yang digdaya, maka sangat penting bagi panitia Seleksi Djarum Beasiswa Plus untuk memastikan agar seluruh proses seleksi melakukan pengukuran potensi intelektual, kepribadian dan kepemimpinan para calon.

“Agar sesuai dengan visi Djarum Foundation yaitu melahirkan pemimpin yang cakap secara intelegensia dan emosional, serta mampu membawa perubahan positif bagi pengikutnya,” imbuh Laksmi.

Ada Abdul Rahman Sholeh, mahasiswa jurusan Psikologi dan Ilmu Kesehatan dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya asal Lamongan, dan Putri Dahlia Affiani mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan dari Universitas Airlangga yang berdomisili di Surabaya, yang ikut seleksi.

Rahman dan Putri merupakan bagian dari peserta yang datang dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Surabaya yakni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Universitas Airlangga, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, serta Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

Rahman menyebutkan dirinya ingin mendapatkan pengalaman dan soft skills yang tidak semua beasiswa berikan. Keinginannya berkarir jadi profesional di bidang personalia. “Untuk itu, saya incar ketrampilan soft skills terutama kepemimpinan yang lebih spesifik dari Djarum Beasiswa Plus supaya membantu saya jadi diri yang lebih baik,” ujarnya.

Sedangkan Putri menuturkan bahwa setelah membelokkan cita-cita dari menjadi seorang dokter untuk menjadi sarjana ilmu teknik lingkungan, dia mendapatkan restu orangtua mengikuti tes beasiswa ini.

“Saya tahu kompetisi ini tidak mudah karena melibatkan mahasiswa seluruh Indonesia. Namun saya semangat karena nilai akademis saya meningkat. Saya mendaftar supaya saya mendapatkan pengalaman dan pertemanan di luar kampus dari seluruh Indonesia,” ujar sulung dari 3 bersaudara ini.

Tes seleksi hari pertama menunjukkan antusias peserta mengikuti rangkaian tes. Puluhan peserta datang lebih pagi termasuk mereka yang datang dari luar kota Surabaya seperti dari Gresik dan Sidoarjo. Mereka menyatakan kesiapan optimistis serta tekad melakukan yang terbaik. Pada tengah hari, seusai tes tertulis, penitia langsung mengumumkan sekitar 200 peserta yang lolos ke tahap berikutnya.

Kepada yang belum lolos seleksi ke tahap berikutnya Laksmi berpesan, ”Teman-teman mahasiswa agar selalu optimis. Carilah kesempatan lain untuk mengembangkan wawasan dan ketrampilan lunak kalian baik wawasan kebangsaan, kepemimpinan dan karakter melalui kesempatan lain.”

Bagi peminat beasiswa yang masih SMA atau belum semester 5 dan tertarik mendaftar Djarum Beasiswa Plus di tahun berikutnya, Laksmi berpesan bahwa kompetisi beasiswa akan makin ketat. Agar mempersiapkan sejak dini kemampuan akademis yang mumpuni.

“Wawasan pengetahuan yang luas dan tidak hanya mencakup materi di kelas, serta keaktifan berorganisasi juga penting,” katanya. Pengumuman final penerima Djarum Beasiswa Plus 2016/2017 akan dilakukan pada 12 September 2016 melalui situs resmi di www.djarumfoundation.org. (sak)