Dua Jam, Jokowi Kunjungi Prabowo
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Dua Jam, Jokowi Kunjungi Prabowo

Presiden Joko Widodo mengunjungi Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, di kediamannya Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10) sekitar pukul 12.35 WIB.

Prabowo melakukan sikap hormat saat mobil yang membawa Presiden Jokowi berhenti di halaman rumahnya. Setelah Jokowi turun dari mobil. Prabowo kemudian mendekat, bersalaman dengan Jokowi, dan dilanjutkan dengan cipika-cipiki.

Marching Band yang sudah disiapkan sejak awal di halaman rumah Prabowo menyambut kedatangan Jokowi yang saat itu didampingi Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan dan Mensesneg Pratikno dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

Jokowi dan Prabowo sempat memberikan hormat saat lagu Indonesia Raya berkumandang, sebelum kedua tokoh itu melakukan pertemuan tertutup, yang dilanjutkan dengan jamuan santap siang.

Usai pertemuan selama sekitar 2 jam, Jokowi diajak Prabowo naik kuda. Presiden tampak mengenakan sepatu berkuda dan topi cowboy. Jokowi menaiki kuda berwarna putih bernama Salero, sementara Prabowo menaiki kuda berwarna cokelat yang dinamai Prinsipe.

Dari atas kuda, Jokowi menjawab pertanyaan wartawan. Ia menjelaskan, kunjungannya adalah bentuk silaturahmi karena dulu dirinya pernah berjanji untuk datang ke rumah Prabowo di Hambalang.

Jokowi mengemukakan, bahwa kunjungannya untuk menemui mantan pesaingnya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu dimaksudkan untuk memenuhi janji yang pernah disampaikannya dua tahun lalu.

“Dua tahun yang lalu, saya menyampaikan bahwa saya janji saat itu akan datang di tempat beliau. Hari ini saya memenuhi janji itu,” kata Jokowi.

Saat wartawan menanyakan kunjungannya yang waktunya mendekati rencana aksi demo 4 November mendatang, Jokowi tidak menjawab secara langgsung. Namun diakui Jokowi, dalam pertemuan selama sekitar 2 jam itu dirinya dan Prabowo berbicara banyak hal.

Terutama berkaitan masalah makro bangsa Indonesia, juga makro yang berkaitan dengan politik dan ekonomi Indonesia.

“Beliau banyak memberikan masukan-masukan. Dan pemerintah, kita sangat menghargai apa yang tadi disampaikan oleh Pak Prabowo. Saya kira itu,” ujar Jokowi.

Mengenai lamanya waktu pertemuan yang sampai 2 jam, Jokowi segera menukas, “Dua jam tapi yang banyak makan nasi goreng tadi. Tadi makan siang, kemudian saya diberi hadiah topi oleh Pak Prabowo,” lanjut Jokowi.

Jangan Pecah Belah
Sebelumnya Prabowo juga selalu berharap suasana baik dan sejuk. “Bapak Presiden juga sepintas tadi mengatakan, demonstrasi adalah hak konstitusional, beliau juga ingin semua yang baik, yang kondusif, dan itu yang kita inginkan,” tuturnya.

Yang kita harus jaga, lanjut Prabowo, jangan sampai ada unsur-unsur yang mau memecah belah bangsa. Itu yang sangat dijaga.

Prabowo menegaskan, Indonesia sebagai negara yang majemuk dengan banyak suku, agama, ras, dan semua masalah, kalau ada masalah, marilah diselesaikan dengan sejuk dan damai.

“Di ruangan boleh kita saling menegur. Itu harapan saya sebagai anak bangsa. Saya selalu ingin suasana yang baik,” tegas Prabowo.

Meskipun pernah menjadi pesaing, Prabowo mengaku hubungannya dengan Jokowi baik. “Pernah rival, ya kan. Tapi beliau juga baik sama saya, jadi komunikasi itu baik, dan saya kira itu bagus ya dalam budaya bangsa,” ujarnya.

Diakui Prabowo, jika dirinya dan Jokowi boleh berbeda pendapat. Kadang-kadang tajam, termasuk kritikannya kepada para menteri Kabinet Kerja, termasuk dengan Jokowi sendiri.

Menurut Prabowo, Partai Gerindra juga kadang-kadang keras. Namun ia mengingatkan, hal itu dilakukan karena Partai Gerindra bertanggung jawab pada konstituen. “Tapi di ujungnya kita mempunyai kepentingan yang sama. NKRI kita ingin menjaga,” tegasnya.

Menurut Prabowo, dari awal juga dirinya sudah menyampaikan, ia yakin Jokowi sebagai patriot, keinginannya juga yang terbaik untuk bangsa.

“Saya patriot, saya ingin yang terbaik. Jadi dalam hal-hal tertentu, kita harus ketemu, dan kita harus menyampaikan dan beliau sangat terbuka, beliau meminta pandangan saya, tentang beberapa hal,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, dirinya siap setiap saat bila diminta oleh pemerintah untuk terus memberi masukan, demi kepentingan rakyat dan bangsa.

Mengenai topi cowboy yang diberikannya, Prabowo mengatakan, Jokowi punya bakat naik kuda. Karena punya kelebihan, badannya ringan. “Kuda itu suka dengan yang ringan-ringan,” tuturnya tertawa. (sak)