Ekspor Perhiasan ke Swiss 1,54 Milliar USD
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Ekspor Perhiasan ke Swiss 1,54 Milliar USD

Secara kumulatif Januari-Juni 2016 ekspor perhiasan permata Jawa Timur ke Swiss mencapai 1,55 miliar USD atau 15,90 persen dari total ekspor non migas sebesar 10,180 miliar USD. Disusul ekspor ke Jepang sebesar 380 juta USD.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Teguh Pramono, saat Jumpa Pers di kantornya Jl Kendangsari Industri Surabaya, Jumat (15/7) mengatakan, Swiss, Jepang dan Amerika masih menjadi tujuan ekspor perhiasan Jatim.

Negara-negara tersebut tertarik dengan perhiasan permata Jatim karena modelnya desain motif yang selalu baru, harga bersaing, serta kualitasnya cukup bagus.

Selain perhiasan permata yang mendominasi ekspor Jatim pada Juni 2016, kayu dan barang dari kayu menempati posisi kedua dengan nilai 107,40 juta USD. Disusul ikan dan udang 102,26 juta USD, lemak dan minyak hewan/nabati 88,44 juta USD, serta kertas/karton 71,77 juta USD, alas kaki, bahan kimia organic, tembaga, berbagai produk kimia serta produk penerangan rumah.

Komoditi utama dari kelompok barang perhiasan/permata atau HS 71 adalah perhiasan logam mulia lainnya senilai 399,41 juta USD atau turun 14,11 persen dibanding bulan sebelumnya.

Sedangkan ekspor di kelompok kayu dan barang dari kayu atau HS 44 komoditi utamanya adalah kayu termasuk strip dan frieze dari non konifer lainnya untuk lantai papan senilai 37,45 juta USD, naik 21,13 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara pada kelompok ikan dan udang HS 03 komoditi utamanya adalah udang vanamei beku senilai 37,94 juta USD atau naik 28,99 persen dibandingkan Mei 2016.

Sedangkan untuk negara ASEAN tujuan ekspor komoditi non migas utama Jatim adalah Singapura dengan nilai ekspor mencapai 92,74 juta USD, diikuti Malaysia 86,38 juta USD dan Thailand 29,52 juta USD.

Sementara untuk negara Uni Eropa tujuan utama ekspor Jatim adalah Belanda dengan nilai ekspor 44,87 juta USD atau naik 40,80 persen dibanding bulan sebelumnya, dan Jerman senilai 27,26 juta USD serta Inggris dengan ekspor 20,51 juta USD.

Dikatakan, ekspor migas Jatim pada Juni 2016 mencapai 144,42 juta USD atau naik 69,93 persen dibanding Mei 2016 84,99 juta juta USDS. Sedangkan selama Januari hingga Juni 2016 ekspor migas mencapai 478,81 juta USD atau naik 65,24 persen dibanding periode sama 2015 289,77 juta USD.

Ekspor non migas Jatim pada Juni 2016 mencapai 1,661 juta USD atau naik 0,84 persen dibanding ekspor non migas Mei 2016 yang hanya 1,647 juta USD. Sedangkan selama Januari sampai Juni 2016, ekspor non migas mencapai 9,707 miliar USD atau naik 6,73 persen dibanding periode sama 2015 sebesar 9,095 miliar USD.

Nilai Ekspor Jatim bulan Juni 2016 mencapai 1,805 miliar USD atau naik 4,23 persen dibanding Mei 2016 yang hanya 1,732 miliar USD. Sementara secara kumulatif, nilai ekspor Januari sampai Juni 2016 mencapai 10,186 miliar USD atau naik 8,53 persen dibanding periode sama 2015 9,385 miliar USD. (sak)