Festival Kopi Nusantara di Bondowoso
CANGKIR KOPI KOMUNITAS PERISTIWA

Festival Kopi Nusantara di Bondowoso

Sebanyak 84 kelompok tani kopi di seluruh Indonesia mendaftarkan diri mengikuti lomba uji cita rasa kopi bertajuk ‘Festival Kopi Nusantara 2016’ yang akan dilaksanakan di Lereng Gunung Ijen, Kabupaten Bondowoso, pada 23-24 Juli 2016.

“Peserta uji cita rasa kopi jenis itu untuk jenis arabika dan robusta,” ujar Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Bondowoso Muhammad Erfan di Bondowoso, Rabu (20/7).

Menurut Erfan, peserta sudah mengirimkan contoh kopi yang akan diikutsertakan dalam lomba uji cita rasa kopi ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslikoka) Jember sebagai penilai. Juri dari Puslitkoka Jember dan dari Asosiasi Kopi Spesial Indonesia, langsung melakukan uji cita rasa masing-masing kopi peserta yang telah dikirim.

“Hari ini kita sudah menerima hasil uji cita rasa kopi dari 84 peserta kopi arabika dan 26 kopi jenis robusta. Hasilnya, sebanyak 11 peserta atau kelompok kopi arabika masuk dalam nominasi terbaik, sedangkan 26 peserta kopi robusta yang masuk terbaik sebanyak 10 kelompok,” katanya.

Menurut Erfan, 11 peserta kopi arabika dan 10 peserta kopi robusta yang sudah masuk nominasi terbaik cita rasa kopinya, berasal dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia, diantaranya Aceh yang terkenal kopi arabika Gayo dan kopi Toraja dari Sulawesi.

Erfan menambahkan, 21 peserta yang sudah masuk nominasi terbaik akan segera diundang untuk menghadiri acara Festival Kopi Nusantara 2016 untuk pengumuman juara sekaligus pemberian hadiah serta pemberian sertifikat kepada peserta yang masuk dalam 10 besar. “Juara satu hingga juara tiga akan kita umumkan pada Minggu 24 Juli 2016, di akhir acara Festival Kopi Nusantara 2016 di Lereng Gunung Ijen, ” ujarnya.

Dalam festival kopi tersebut menurut rencana juga akan diselenggarakan lomba meracik kopi (kompetisi barista). Peserta lomba meracik kopi itu berasal dari berbagai daerah, seperti Solo, Jogja dan Bandung.

Menurut Erfan, festival kopi itu bertujuan meningkatkan produksi dan pemasaran kopi, utamanya di Kabupaten Bondowoso yang beberapa waktu lalu sudah diluncurkan tagline ‘Bondowoso Republik Kopi’. (sak)