Festival Pesona Bahari Kepulauan Togean
JALAN-JALAN PERISTIWA

Festival Pesona Bahari Kepulauan Togean

Guna menarik minat para wisatawan lokal maupun mancanegara, pihak Kementerian Pariwisata mendukung pelaksanaan Festival Bahari Pesona Kepulauan Togean tahun ke-12 yang akan diselenggarakan 27-31 Agustus 2016 mendatang.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah H Sudarto SH MHum menjelaskan penyelenggaraan Festival ini guna memperkenalkan potensi keindahan alam Kepulauan Togean. Ditambah lagi keanekaragaman flora dan fauna langka yang hidup di wilayah Sulawesi Tengah ini.

“Keindahan alam di Kepulauan Togean itu sangat luar biasa baik di atas dan bawah laut sangat indah,” ujar di Jakarta, Senin (15/8).

Apalagi, lanjut Sudarto Kepulauan Togean merupakan satu dari 10 destinasi pariwisata bahari nasional. Dengan gugusan pulau yang menghiasi daerah tersebut, Kepulauan Togean cukup dikenal dengan wisata lautnya.

Di tempat yang sama, Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti mengatakan banyak kegiatan yang akan diselenggarakan pada acara tahunan ini. Setidaknya ada 15 kegiatan yang bisa diikuti dan dinikmati wisatawan baik nusantara dan mancanegara.

Rangkaian kegiatan sudah disiapkan, diantaranya Lomba Perahu Layar, Lomba Perahu Katingting, Jelajah Togean, Rally Photo Togean, Lari Karung Pantai, Lomba Seni Bela Diri Kantao, Lomba Lagu Daerah, Lomba Busana Daerah yang terbuat dari kulit kayu, Pameran Batu Akik, Ragam Kuliner serta tentunya Pameran Pembangunan.

Jelajah Togean akan menjadi sesuatu yang luar biasa, karena wisatawan akan diperkenalkan keindahan enam pulau dari 40 pulau besar yang sudah bernama di Togean, diantaranya Pulau Kadidiri, Pangempa Bolilanga, Pulau Taupan, Jellyfish Lake, Kulingkinari dan sebagainya. Selain tentunya daya tarik gugusan 586 pulau besar dan kecil dari Taman Nasional Kepulauan Togean, yang memukau melintang di tengah Teluk Tomini.

Sementara di event Rally Photo Togean peserta akan menjelajahi dan menguak keindahan Kepulauan Togean yang juga dikenal dengan segitiga terumbu karang dunia, untuk diperkenalkan kepada masyarakat.

Selain itu wisata kuliner pun menjadi bagian yang sangat ditunggu. “Karena potensinya bahari tentu juga ada kuliner. Di sana juga ada masyarakat Bajo yang sangat menarik untuk dilihat lebih dekat kehidupan mereka,” kata Esthy.

Kegiatan Pesona Bahari Kepulauan Togean ke-12 merupakan upaya mempromosikan Kepulauan Togean yang tidak saja indah dilihat dari atas saja, namun dibawah lautnya pun memiliki keindahan sungguh mempesona.

Oleh karenanya diharapkan pula dapat memacu pertumbuhan ekonomi diatas 5 persen, ujar Sudarto, karena pertumbuhan ini dapat memicu pula pembangunan infrastruktur daerah seperti membuka lapangan pekerjaan, peningkatan pertumbuhan akomodasi hotel dan restauran, sarana transportasi, kelistrikan dan sebagainya.

Kepulauan Togean merupakan landscape keindahan alam penuh warna di Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. Ada kemegahan surga alam yang luar biasa, ungkap Esthy, sebuah kombinasi unik yang memadukan keindahan alam di darat dan bawah air. Apalagi dengan keragaman tumbuhan dan hewan endemik kawasan Wallacea-nya.

Festival Bahari yang punya potensi budaya yang begitu besar ini, diperkirakan bakal dihadiri sedikitnya 500an wisatawan nusantara atau lokal serta 100an wisatawan asing dari 15 negara. Diharapkan dapat terselenggara dengan baik sehingga pertumbuhan wisatawan yang dapat tinggal lebih lama untuk menikmati keindahan laut destinasi wisata daerah ini dapat tercapai. (sak)