Freeport Bangun Smelter di JIIPE Gresik
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Freeport Bangun Smelter di JIIPE Gresik

PT Freeport Indonesia dikabarkan memantapkan pilihan pembangunan smelter (pabrik pemurnian mineral) di kawasan terintegrasi di Kalimireng, Kecamatan Manyar, Gresik. Freeport telah mengajukan izin prinsip kepada Badan Penanaman Modal Jawa Timur.

“Izin prinsipnya baru saja masuk ke Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) minggu ini,” kata Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Jawa Timur Lili Soleh Wartadipradja di kantornya, Selasa (19/7).

Lili menjelaskan, Freeport mengajukan izin prinsip untuk membangun smelter di kawasan JIIPE (Java Integrated Industrial and Port Estate). Lahan yang diperlukan seluas 100 hektare. Nilai investasinya sekitar Rp 30 triliun.

Pihaknya memperkirakan, realisasi pembangunan smelter Freeport di JIIPE bisa terlaksana pada triwulan IV atau awal tahun 2017 mendatang. Sebab, perusahaan tambang tersebut memanfaatkan program KLIK atau Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

JIIPE merupakan satu-satunya kawasan industri di Jawa Timur yang pemerintah kabupatennya turut mendukung penuh program KLIK. “Freeport menggunakan fasilitas KLIK, jadi prosesnya cepat. Untuk proses izin prinsip saja bisa selesai dalam waktu 2 minggu,” ujar dia. Untuk selanjutnya, Freeport dipersilakan mengurus administrasi pendirian bangunan dan memboyong berbagai peralatan dan mesin.

JIIPE merupakan kawasan industri seluas 1.800 hektare yang terpadu dengan pelabuhan, yang dikembangkan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI Port), anak usaha Pelindo III dan PT Usaha Era Pratama Nusantara, anak usaha PT Aneka Kimia Raya Corporindo. (sak).