Gelombang Digital di BRI Indocomtech 2016
PERISTIWA TEKNOLOGI

Gelombang Digital di BRI Indocomtech 2016

BRI kembali menggelar BRI Indocomtech 2016 2-4 November mendatang di Jakarta Convention Center (JCC). Di tahun kelimanya ini, BRI benar-benar menghadirkan gelombang digital di ajang tersebut.

Indocomtech merupakan ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi yang telah menjadi benchmark bagi perkembangan teknologi di Indonesia. Tahun ini, berubah nama menjadi BRI Indocomtech.

Menurut Corporate Secretary Bank BRI, Hari Siaga Amijarso, perubahan nama ini menjadi sebuah penegasan komitmen BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, dan mencerminkan dukungannya terhadap Indocomtech yang telah hadir bagi pecinta TIK sejak 24 tahun yang lalu.

”Bank BRI berkomitmen terus mendukung perkembangan teknologi di tanah air. Kami percaya Bank BRI akan terus berkembang dan bertransformasi dengan merangkul teknologi era digital,” ungkapnya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (7/10).

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah mendukung BRI Indocomtech untuk tetap menjadi benchmark atas perkembangan industri teknologi informasi dan komunikasi di tanah air.”

Dalam dukungannya kepada BRI Indocomtech 2016, BRI mempersembahkan program sponsorship yang menarik dan tentu saja tidak boleh dilewatkan pengunjung.

Antara lain cash back sampai dengan Rp 1 juta setiap transaksi dengan Kartu Kredit BRI, lucky dip untuk transaksi dengan Kartu Kredit BRI, dan pembukaan aplikasi Kartu Kredit BRI berhadiah gadget menarik.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat merasakan e-Banking BRI Experience yang memberikan kesempatan pengunjung mengikuti lelang gadget spektakuler hanya dengan melakukan transaksi minimal Rp 10 ribu. Pengunjung berkesempatan mendapatkan penawaran terbang gratis dari promo redeem BRI Point Kartu Kredit BRI.

Selain itu, pengguna BRIZZI yang ingin menghadiri BRI Indocomtech, disiapkan antrian fast track khusus, yang menjamin nasabah Bank BRI dapat masuk tanpa antri.

BRI memperhatikan bahwa jika dibandingkan 2015 lalu, industri TIK pada tahun ini semakin kreatif dan inovatif. Munculnya sejumlah nama baru di industri IT menunjukkan bahwa era digitalisasi semakin nyata dalam masyarakat modern.

Pada 2016, penggunaan internet seolah-olah menjadi suatu keharusan, tak hanya bagi masyarakat perkotaan, bahkan juga menjangkau kawasan perdesaan. Semakin murahnya paket data yang ditawarkan operator seluler turut menyumbang angka pertumbuhan bagi pengguna smartphone.

International Data Center (IDC), memperkirakan penggunaan mobile internet secara global pada 2016 akan menembus angka 2 miliar dan Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan yang terbesar. ”Bahkan sebuah riset mengatakan bahwa saat ini 9 dari 10 orang di Indonesia mengakses internet dari smartphone,” ucap Hari Siaga.

Menghadapi tren yang semakin berubah yakni masyarakat semakin tertarik menggunakan hal-hal yang hi-tech, maka pada perhelatan BRI Indocomtech 2016 untuk setiap transaksi pembelian, baik gadget maupun aksesoris dan makanan yang dijual tidak akan menggunakan uang tunai (cashless).

Pengunjung bisa menggunakan kartu BRIZZI, kartu kredit BRI ataupun kartu debet BRI untuk melakukan transaksi pembayaran. ”Yayasan Apkomindo, selaku penyelenggara Indocomtech, sangat mengapresiasi peran BRI dalam penyelenggaraan Indocomtech dari tahun ke tahun, hingga saat ini melahirkan BRI Indocomtech 2016,” kata Hidayat Tjokrodjojo, Ketua Umum Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI). (sak)