Giliran Bupati Faida Jadi Model
KOMUNITAS PERISTIWA

Giliran Bupati Faida Jadi Model

Setelah Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dilukis 100 seniman lebih, giliran Bupati Jember dr Faida MMR menjadi model lukisan di Pasar Seni Lukis Indonesia Indonesia (PSLI). Puluhan seniman berbagai daerah beradu kepiawaian melukis wajah bupati perempuan yang digelar di JX Internasional Expo (Jatim Expo) Surabaya.

Ketua PSLI M Anis mengatakan, dipilihnya Bupati Faida sebagai model lukisan kali ini karena orang nomor satu di Jember tersebut dikenal peduli dan dekat dengan seniman lukis. “Beliau itu enak banget orangnya. Setiap kali diundang dalam pameran, selalu datang,” katanya memberi alasan.

Akan halnya dengan Wagub Jatim, Faida juga harus merelakan dirinya ’diperintah’ para seniman memilih angle yang bagus untuk dilukis. Kecantikan wajah bupati kelahiran 19 September 1969 menjadikan seniman berbagai aliran semangat. Lukisan dengan berbagai warna cat, pensil warna, krayon, cat air hingga akrilic itu cepat rampung dari waktu yang diberikan panitia 60 menit.

Nantinya, kata Anis lagi, dari sekian banyak hasil karya lukisan, akan ada 3 lukisan terbaik yang akan dipilih Bupati Faida untuk dibawa pulang ke Jember. Lukisan tersebut nantinya juga tidak dijual karena sifatnya meramaikan.

Bupati Faida menyampaikan kekagumannya terhadap kerja seniman yang mampu merampungkan lukisannya dengan cepat. “Saya tidak mengira, kalau secepat itu melukisnya. Ada yang hasilnya sangat mirip bahkan ekspresinya juga,” kata Faida.

Sambil menggeleng kagum, Faidah memuji kehebatan pelukis yang ikut acara PSLI. “Benar-bener hebat,” puji bupati kelahiran Malang itu.

Bupati Faida berharap agar PSLI bisa diselenggarakan kontinyu. Sebab, yang dia tahu, pesertanya dari berbagai kota di seluruh Indonesia itu membutuhkan event untuk memamerkan karyanya.

Selain itu Faida juga menyampaikan rencananya di tahun 2017. “InshaAllah, kita punya rencana mengadakan acara untuk pelukis di Jember. Untuk keperluan itulah, saya sudah mulai mengundang para pelukis dari berbagai daerah berpartisipasi,” katanya. (sak)