Gubernur Minta Kawasan BTS Segera Dikembangkan
JALAN-JALAN PERISTIWA

Gubernur Minta Kawasan BTS Segera Dikembangkan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Bupati Malang Sanusi dan Wabup Malang Didik Gatot Subroto di gedung DPRD Kabupaten Malang, pekan lalu.

Dalam arahanya, Gubernur Jawa Timur meminta kepada Bupati-Wabup Malang agar langsung bekerja keras dalam merancang pembangunan di Kabupaten Malang. “Kabupaten Malang ada banyak program salah satunya untuk pengembangan Bromo Tengger Semeru,” ujar Khofifah Indar Parawansa.

Karena itu, pemerintah pusat akan menaruh perhatian yang cukup signifikan dalam pembangunan untuk pengembangan pariwisata yang ada di Bromo, Tengger dan Semeru (BTS) di Kabupaten Malang. “Ini Musrenbang sudah dibahas. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan RPJMD. Saya harap daftar-daftar Proyek Strategi Nasional atau PSN segera dimasukan di RPJMD,” urainya.

Tidak hanya itu, Hj Khofifah Indar Parawansa juga meminta Pemkab Malang untuk mengembangkan sektor maupun potensi lainnya di Kabupaten Malang. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan, industri, pariwisata dan berbagai potensi lainnya yang sangat banyak di Kabupaten Malang.

“Dari kondisi geografis, Kabupaten Malang sangat mendukung hal tersebut. Terutama pada sektor pertaniannya,” kata dia.

Gubernur juga menyampaikan beberapa hal potensi di Kabupaten Malang. Yakni yang dapat digenjot untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Beberapa di antaranya, juga berkesinambungan dengan sejumlah proyek nasional seperti kawasan ekonomi khusus (KEK) Singosari.

“KEK Singosari juga terus dimonitor Kemenko Perekonomian. Sehingga, saya minta, tim dari Kabupaten Malang bisa proaktif agar progresnya bisa jadi lebih berwarna,” papar Khofifah.

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi mengaku siap dan langsung tancap gas melakukan pembangunan. “Untuk sektor pertanian, kami sudah mengembangkan benih padi brang biji yang dapat meningkatkan produktivitas. Padi yang semula hanya bisa panen 8 ton sekarang bisa panen 15 ton dalam satu kali panen. Dan sudah beberapa kali panen. Dan tentunya, beberapa hasil produksi lain, akan kita upayakan untuk bisa ekspor,” imbuh Sanusi.

“Begitupula dengan peternakan serta bidang maupun potensi lainnya juga terus kami kembangkan,” kata Politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sertijab Bupati Malang dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan. Lantaran Kabupaten Malang masih dalam tahap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Jilid II. Jumlah undangan dibatasi sekitar 100 orang di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malang, Kepanjen.

Selain Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang yang hadir. Sertijab ini juga dihadiri oleh dua Pimpinan Daerah (Pimda) Malang Raya lainnya. Yakni Wali Kota Malang Sutiaji dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (jnr)