Gus Ipul Antar Putra Bungsu ke Sekolah
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Gus Ipul Antar Putra Bungsu ke Sekolah

Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs Saifullah Yusuf menyempatkan diri mengantarkan anak bungsunya masuk sekolah di hari pertama, pasca libura lebaran usai. “Bahagia itu sederhana saja kok. Bisa mengantarkan anak sekolah, sebagaimana orangtua lainnya adalah kebahagiaan tersendiri. Dan saya datang ke perguruan Al Hikmah, bukan sebagai Wakil Gubernur. Tetapi sebagai seorang ayah,” kata Gus Ipul —sapaan akrab Saifullah Yusuf pada wartawan, Senin (18/7).

Gus Ipul datang di sekolah yang ada di kawasan Gayungsari Surabaya, pukul 06.20 wib. Gus Ipul terlihat santai menggandeng anak bungsunya, Muhammad Farelino Ramadhan, memasuki salah satu sekolah Islam terbesar di Surabaya. Sama dengan orangtua lainnya yang juga mengantarkan putra-putrinya di hari pertama duduk di kelas baru.

Sampai di halaman sekolah, melihat kedatangan Farelino, teman-teman yang datang lebih dulu dan melihatnya menghampiri putra mantan menteri era kepemimpinan Gus Dur itu. Berempat rombongan kecil, Gus Ipul itu masuk ke ruangan kelas IVD. Mereka terlihat riang. Sebaliknya, Gus Ipul tampaknya menyalami guru kelas dan menyerahkan anak bungsunya tersebut. Setelah itu, Gus Ipul menuju pintu gerbang dan menemui wartawan yang telah mencegatnya sejak pagi.

“Saya sependapat dengan beberapa pihak yang menyatakan, selayaknya para orangtua mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama sekolah. Ini bukan hanya menegaskan bahwa setiap orangtua harus peduli pada pendidikan anak-anakya,” katanya.

Lebih dari itu, katanya lebih lanjut, orangtua dan para pendidik di sekolah memiliki tanggungjawab yang sama, yaitu menyiapkan generasi masa depan terbaik. Orangtua dan guru merupakan mata rantai proses pendidikan yang tak boleh terputus.

Dijelaskan, ada perbedaan antara orang biasa dengan orang luar biasa. “Orang yang biasa-biasa saja hanya sibuk mengurusi hari ini. Sedangkan orang luar biasa adalah yang mengurus hari ini untuk menjemput masa depannya,” papar alumni UGM Jogja itu.

Dimatanya, pendidikan merupakan investasi penting yang dikerjakan hari ini dengan dampak penting di masa depan. Bangsa besar adalah yang memposisikan pendidikan sebagai agenda prioritas. Contohnya dilakukan mulai dari langkah kecil. Seperti mengantarkan anak ke sekolah yang dilakukannya. “Tentu saja, tanpa harus terlambat tiba di kantor,” ucapnya.

Sebetulnya, papar Gus Ipul, setiap pagi siapapun itu. Baik ibu ataupun bapak, bisa mengantarkan anak-anaknya pergi ke pergi sekolah. Selain itu, pria asal Jombang ini juga memberikan solusi bagi orangtua yang bekerja di luar rumah. Untuk bisa mengantarkan ke sekolah, idealnya para orangtua harus mengantarkan lebih pagi. Sehingga, ada waktu berangkat kerja dan bisa dipastikan tidak terlambat sampai ke kantor.

“Kita ini mengantarkan masa depan mereka. Sekaligus merasakan kebahagiaan dengan cara yang mudah dan sederhana,” tambah suami Fatma Saifullah Yusuf tersebut seraya tersenyum. Ada kebahagian di wajahnya. (sak)