Gus Ipul Apresiasi Foto Sejarah KBS
KOMUNITAS PERISTIWA

Gus Ipul Apresiasi Foto Sejarah KBS

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengapresiasi karya yang dihasilkan melalui kegiatan pameran-pameran foto dalam rangka kado 100 tahun keberadaan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Kedatangan saya disini adalah ingin menghargai sebuah karya yang tidak lain sebuah prestasi. Apapun karya itu harus dihargai. Terlebih pada KBS yang memiliki sejarah panjang,” ungkapnya saat memberikan sambutan pada pameran foto KBS dari masa ke masa di Royal Plaza, Surabaya.

Dikatakan, sebuah karya yang diwujudkan dalam pameran foto ini bertujuan agar generasi muda lebih mengenal KBS dengan sejarah serta informasi yang ada di dalamnya. Pameran foto ini, dapat menggambarkan jika seseorang yang memiliki karya dan prestasi dapat menginspirasi orang lain.

Seusai membuka pameran foto, Gus Ipul sapaan akrabnya menjelaskan sangat penting mengelola KBS secara maju dan profesional. KBS harus menjadi tempat yang nyaman untuk berekreasi dan bersilaturahmi bagi keluarga di waktu senggang.

Kedepan harus dapat memotivasi orang untuk lebih mencintai alam, lingkungan beserta habitat hewan yang ada di dalamnya. Kesemuanya itu, merupakan upaya dari setiap manusia untuk hidup harmoni berdampingan dengan alam.

Pada kesempatan tersebut Gus Ipul berpesan seseorang yang memiliki satwa yang dilindungi dirumah guna menyerahkan ke Balai konservasi untuk dirawat dan dikembalikan kepada habitat alamnya.

“Kita bisa lihat dan banyak membaca literature, bahwa hewan juga memiliki perasaan. Mereka juga memiliki keinginan untuk hidup bebas di alam liar. Dari pada tidak bisa merawat hewan di rumah, sebaiknya diserahkan kepada balai konservasi agar keberadaan mereka terjamin dan terawat,” ujarnya.

Dewan Pengawas KBS Heri Purwanto mengatakan, pameran foto ini sebagai kado warga Surabaya untuk menyongsong abad ke II atau 100 tahun berdirinya KBS.

“Ini, merupakan kado dari kami sebagai warga kota yang ingin ramai ramai dan bergotong royong mejadikan KBS lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dalam pameran foto ini, ditampilkan berbagai macam foto KBS dari masa ke masa yang menunjukkan suasana maupun pengunjung di masa itu. Bahkan, terdapat foto pengunjung yang menggunakan kebaya di tahun 70-an serta adanya kunjungan pejabat negara-negara sahabat masa lampau.

Selain foto, terdapat peluncuran buku 100 tahun KBS yang disusun penulis senior Henry Nurcahyo dan Dhanana Adi. Pada pameran ini juga dipamerkan berbagai karya desain arsitek tentang KBS ke depan.

Melalui desain arsitek tersebut dapat diperoleh berbagai ide menarik tentang bangunan futuristik, tetap fungsional terpampang secara visual. (sak)