Gus Ipul Berangkatkan Mudik Gratis KADIN
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Gus Ipul Berangkatkan Mudik Gratis KADIN

Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf memberangkatkan Mudik Asik Lebaran KADIN Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan, di depan Kantor PT SIER, Jl Rungkut Industri Surabaya, Selasa (5/7) pagi.

Program mudik gratis yang telah terselenggara selama 14 kali ini merupakan wujud kepedulian Kadin Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk jumlah bus penyelanggaraan mudik gratis termasuk dari Kadin Surabaya dan BPJS Ketenagakerjaan yang diberangkatkan mencapai total 750 bus.

Adapun tujuan mudik gratis yang diberangkatkan Gus Ipul, sapaan lekat Wagub Jatim ini antara lain Madiun, Nganjuk, Jember, Ponorogo, Bojonegoro, dan Tulungagung. Ia mengatakan, program mudik gratis ini sebagai solusi dalam mengatasi kemacetan. Semakin banyak mudik gratis, semakin mengurangi volume kendaraan. Sehingga diharapkan kemacetan berkurang.

“Mudik gratis ini sangat bermanfaat dan bisa mengurangi beberapa hal seperti mengurangi kemacetan, angka kecelakaan, serta antrian di terminal atau stasiun. Dengan adanya mudik gratis kali ini bisa mengurangi volume kendaraan yang seringkali menjadi penyebab kemacetan,” jelas Gus Ipul sapaan lekat Wagub Jatim didampingi Ketua KADIN Surabaya Dr Ir Jamhadi MBA.

Ketua KADIN Surabaya Dr Ir Jamhadi MBA menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak yang telah mendukung terselenggaranya program ini. Terutama kepada BPJS Ketenagakerjaan, Dishub Jatim, Polri dan TNI, Perhutani yang telah menyiapkan tempat, PT SIER, perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam KADIN Surabaya, dan khususnya pemudik yang turut memajukan perekonomian Surabaya.

“Program ini merupakan apresiasi kami kepada pekerja yang turut mengembangkan perekonomian Surabaya. Mereka masih bekerja saat yang lain sudah mudik. Makanya kami sediakan mudik gratis ini agar uang yang dipakai transportasi mudik bisa dimanfaatkan untuk yang lain,” ujar Jamhadi, yang juga CEO PT Tata Bumi Raya ini.

Jamhadi mengingatkan, setelah berada di kampung halaman agar pemudik kembali lagi ke Surabaya dan aktif bekerja. Kalau tidak, dikhawatirkan posisi kerja yang ditempati akan diganti orang lain.

Lebih lanjut, pria yang juga jadi Dewan Pendiri Surabaya Creative City Forum (SCCF) ini menerangkan bahwa program mudik gratis ini sudah ke-19 kalinya diselenggarakan KADIN Surabaya. Bisa dianggap, KADIN Surabaya adalah pelopor Mudik Gratis. “Kami turut bahagia sekarang sudah banyak pihak yang peduli dan berbagi. KADIN Surabaya akan rutin menggelar ini,” katanya. (sak)