Gus Ipul Ikut Perbaiki Jalan
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Gus Ipul Ikut Perbaiki Jalan

Beratnya kerusakan di jalan Kalianak Surabaya menjadikan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf turun tangan langsung. Melihat parahnya kerusakan jalan dari jadwal sidaknya membuat orang nomor dua di Jawa Timur ikut menguruk jalan agar lekas rampung perbaiakannya.

“Jalan Kalianak memang wewenang pemerintah pusat atau Kementerian PUPR. Ada yang wewenang provinsi, ada yang wewenang kabupaten. Soal wewenang bisa siapa saja. Tapi ini tanggung jawab bersama. Tak boleh ada lagi pelemparan wewenang. Kami ingin memastikan proses itu jalan,” tegas Gus Ipul—panggilan akrab Saifullah Yusuf saat sidak jalan rusak di Jalan Kalianak Surabaya, Rabu (18/1) pagi.

Dikatakan, jalan Kalianak hampir setiap tahun terjadi kerusakan serius yang disebabkan beberapa hal. Mulai dari air laut yang menuju ke jalan ini. Struktur jalan. Tonase atau beban cukup besar karena banyak truk dan kontainer yang lewat dengan muatan cukup berat maupun drainase yang tidak jalan.

Mengenai penanganan jalan, Gus Ipul menjelaskan, selama ini menggunakan contract long segment, dimana yang regular pemeliharaan dan pembangunan menjadi satu sehingga tidak ada dana transisi.

“Pak Gubernur akan mengusulkan dan menyampaikan kepada Menteri PU dan Perumahan Rakyat agar ke depan ada dana transisi. Teptanya saat musim hujan antara Desember – Maret. Ada lubang-lubang sporadis dan cukup serius memerlukan penanganan segera. Lha ini dananya tidak ada,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, Pemprov Jatim sejak tahun 2013 sudah menganggarkan swakelola. Maka pemprov memiliki program tiada hari tanpa tutup lubang jalan. Dana tersebut untuk dana transisi sampai ada pemenang dalam kontrak itu.

Data yang diperoleh, jalan provinsi terdapat sekitar 150 km rusak ringan, sedang, dan berat. Total ruas jalan yang rusak tersebut, paling banyak adalah rusak ringan.

“Nah rusak berat ini ditangani. Seperti di Nganjuk ada jalan kabupaten yang diserahkan ke provinsi. Anggarannya baru 2017 ketika 2016 belum dianggarkan. Yang sudah tanggung jawab provinsi. Namanya nambal jalan terus dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 8 Surabaya-Gresik BBPJN, Herlambang Zulfikar mengatakan, pihaknya harus menunggu proses lelang untuk perbaikan jalan. “Tapi ini kami carikan akal untuk menambal dulu. Kami carikan aspal untuk menutup jalan berlubang ini,” ujarnya.

Dalam sidak kali ini, Gus Ipul mengunjungi ruas jalan yang paling parah kerusakannya. Kerusakan di kawasan Kalianak terjadi di sekitar Kalianak No 55. Di sepanjang jalan itu permukaan aspal banyak yang terkelupas sehingga menyisakan gelaran pasir dan batu.

Lubang menganga memanjang di salah satu ruas Jalan Kalianak Surabaya yang kedalamannya beragam hingga 30 cm, bahkan ada yang lebih dalam lagi dan tergenang air.

Tidak dalam waktu lama saat mendapat sidak dari Wagub Jatim, petugas dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII tiba. Mereka langsung mengusung aspal untuk ditumpahkan di lubang jalan menganga.

Alat berat sederhana juga langsung tiba untuk dilanjutkan dengan pengerasan dan perataan. Gus Ipul pun ikut menggunakan alat berat tersebut untuk meratakan jalan berlubang di daerah itu. (sak)