Hari ini Kongres Sungai Indonesia II Dibuka
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Hari ini Kongres Sungai Indonesia II Dibuka

Pembukaan Kongres Sungai Indonesia (KSI) II Jawa Timur digelar, Jumat (23/9) pukul 09.00 wib. Tiga menteri dan dua gubernur bakal hadir dalam pembukaan di Bendungan Selorejo, Kab Malang tersebut.

KSI pertama berlangsung Agustus 2015 lalu di Banjarnegara, Jawa Tengah, dan menghasilkan Maklumat Serayu, yang menyatakan kesadaran akan perlunya revolusi pengelolaan sungai dan kawasan daerah aliran sungai yang rusak dan tercemar. Kerusakan yang terjadi lebih disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya manfaat sungai bagi kehidupan.

Sekretaris Jenderal KSI Agus Gunawan Wibisono mengatakan, penyelenggaraan KSI II di Jawa Timur ini ingin menyatukan semua potensi masyarakat, untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan sungai yang seringkali berjalan secara parsial dan sendiri-sendiri.

Panitia KSI II Jatim, Imam Rochani menyebutkan sudah ada tiga menteri yang bakal hadir, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Untuk gubernur yang sudah dipastikan hadir, yakni Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “Protokol dari Gubernur Jatim sudah konfirmasi kehadiran. Jadi sementara ini tamu undangan VVIP bakal hadir adalah tiga menteri dan dua gubernur,” jelasnya kepada media di Surabaya, Kamis 922/9).

Sementara itu, untuk konfirmasi kehadiran peserta dari sekretariat KSI II diketahui jumlah peserta mencapai lebih dari 800 orang. Dari jumlah itu, 467 peserta di antaranya mendaftar secara online dan sisanya daftar secara offline. Untuk peserta yang mendaftar offline di antaranya dari Jawa Tengah ada rombongan tiga bus dan ada pula dari SMK Pesantren lebih dari 200 orang.

Pada hari pertama KSI II, Kamis (22/9) kegiatan belum dimulai, namun lebih ditekankan pada proses kedatangan peserta dan registrasi di lokasi. Hingga pukul 12.00 WIB, panitia masih fokus menyiapkan venue kegiatan, khususnya untuk tenda penginapan peserta yang didukung dari Yon Bekang 2 Kostrad Malang sebanyak 16 tenda pleton masih disiapkan.

Sebelum KSI II berlangsung, Pokja KSI Jatim selaku panitia sudah melakukan beberapa even pra KSI II, yaitu kegiatan susur Sungai Brantas dan Sungai Bengawan Solo muali 25 April hingga 23 Mei lalu. Sasaran susur dua sungai strategis nasional ini untuk mencari catatan tentang ekologis, keadaan ekonomi, politik, sosial, dan budaya masyarakat serta tata ruang wilayah sekitar DAS (daerah aliran sungai).

Juga digelar lokakarya bulan Juni yang melibatkan seluruh SKPD dari 38 kab/kota dan SKPD Pemprov Jatim yang membawahi urusan sungai, serta akademisi, pegiat lingkungan dan masyarakat. Lewat lokakarya itu diperoleh data faktual sungai dan tata kelolanya, serta problematik sungai yang berdampak pada aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. (sak)