HSBC Rilis Platinum Cash Back Card
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

HSBC Rilis Platinum Cash Back Card

Sebagai wujud komitmen #SelaluLebih, HSBC meluncurkan kartu kredit khusus generasi milenial: Platinum Cash Back Card. Kehadiran kartu kredit ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dan tantangan segmen anak muda di rentang usia 24-25 tahun.

Menurut Senior Vice President, Retail Banking & Wealth Management HSBC Indonesia, Dewi Tuegeh, berdasarkan studi HSBC, kalangan usia tersebut masih beragam di tengah kondisi finansial yang sebagian besar (44 persen) belum mapan atau bahkan kurang stabil.

“Namun, mereka ini merupakan segmen strategik karena melingkupi 56 persen dari populasi bankable. Menyadari pentingnya dukungan produk keuangan yang tepat, kami hadirkan HSBC Platinum Cash Back Card untuk mereka,” kata Dewi Tuegeh dalam siaran pers kepada media di Jakarta, Kamis (22/9).

Ia menambahkan, HSBC memahami bahwa bagi generasi milenia, di tengah beragam tuntutan prioritas yang harus dicukupi, kebutuhan aktualisasi diri untuk menjadi selalu lebih di lingkungannya adalah penting.

Akan tetapi, keterbatasan penghasilan dan literasi finansial, menjadikan segmen ini sering tergiring ke perilaku impulsif dalam berbelanja.

“HSBC Platinum Cash Back Card dirancang untuk selalu memberikan penghematan di setiap transaksi, di mana pun dan kapan pun, sehingga diharapkan mampu mendukung perilaku cerdas dalam berbelanja melalui komitmen inovatif #SelaluLebih yang menyertainya,” tutur Dewi Tuegeh.

Apa saja keistimewaan #SelaluLebih yang dihadirkan HSBC Platinum Cash Back Card bagi para penggunanya?

Dewi memaparkan, pengguna kartu kredit ini akan selalu mendapatkan cash back di setiap transaksi manapun yang menerima pembayaran menggunakan kartu kredit, dan tidak terikat penawaran khusus, merchant tertentu, ataupun periode waktu terbatas.

“Cash back sebesar 25 persen di semua kategori restoran, supermarket dan transaksi online, serta tambahan cash back hingga 3 persen untuk transaksi apapun di manapun,” ujarnya menjelaskan.

Jumlah cash back yang diterima, lanjut Dewi, dapat diketahui langsung di setiap transaksi. Dengan demikian, pengguna kartu dapat segera menghitung total penghematan tanpa menunggu datangnya lembar tagihan bulanan.

“Mereka juga tidak perlu memiliki transaksi bulanan dalam jumlah besar hanya untuk mendapatkan persentase cash back yang lebih tinggi. Sebab, cashback kartu kredit ini diberikan untuk setiap transaksi, berapapun belanja bulanan yang mereka lakukan. Untuk mempermudah anggaran belanja bulanan, setiap transaksi dapat diubah menjadi cicilan mulai Rp 50 ribuan per bulan,” kata Dewi. (sak/ist)